Sanitasi merupakan salah satu aspek penting dalam sistem pengawasan mutu dan keamanan pangan karena berperan dalam mencegah terjadinya kontaminasi fisik, kimia, dan biologis pada produk pangan. Penerapan sanitasi yang baik dapat menjaga kualitas produk, melindungi kesehatan konsumen, serta meningkatkan daya saing industri pangan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran sanitasi dalam pengawasan mutu dan keamanan pangan di industri pangan Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, dan peraturan yang berkaitan dengan sanitasi, higiene, dan keamanan pangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sanitasi yang efektif mencakup kebersihan lingkungan produksi, sanitasi peralatan, kualitas air, higiene pekerja, serta penerapan sistem Good Manufacturing Practices (GMP), Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP), dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP). Namun, implementasi sanitasi di Indonesia, terutama pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan fasilitas, rendahnya kesadaran pekerja, dan kurang optimalnya pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi, penguatan pengawasan, serta komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan sistem pangan yang aman dan bermutu.
Copyrights © 2026