Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi keterbatasan digital dan manajerial yang dihadapi pengrajin BAJUMPER (Batik Jumputan Perjuangan) di Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif berupa pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi yang mencakup tiga bidang utama: peningkatan kualitas produksi, pemasaran digital, dan manajemen keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberian mesin jahit modern mampu mengurangi waktu produksi hingga 40% dan membuka peluang diversifikasi produk. Pelatihan pemasaran digital menghasilkan akun Instagram (bj_perjuangan) dan Shopee yang memperluas jangkauan pasar hingga luar kabupaten dan provinsi. Pelatihan manajemen keuangan berbasis SAK-EMKM dan sistem pembayaran QRIS meningkatkan transparansi transaksi. Dalam dua bulan pascaprogram, pendapatan mitra meningkat 10–15%. Program ini membuktikan bahwa pendekatan digitalisasi terpadu mampu mentransformasi industri kreatif berbasis desa menjadi merek lokal yang kompetitif dengan dampak ekonomi berkelanjutan
Copyrights © 2026