Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMBERDAYAAN DAN PENGEMBANGAN FUNGSI LABORATORIUM MINI OFFICE DI SMK PAB 3 DAN SMK MARISI JURUSAN OTOMATISASI TATA KELOLA PERKANTORAN (OTKP) Rotua Sahat Pardamean Simanullang; Sri Mutmainnah; Gartima Sitanggang; Choms Gary GT Sibarani
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i1.1246

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bekerja sama dengan Mitra dari SMK PAB 3 Medan dan SMK Marisi Medan dalam memberdayakan dan mengembangkan Laboratorium Mini Office yang dapat digunakan untuk paraktek pembelajaran produktif di SMK Jurusan OTKP. Laboratorium Mini Office akan digunakan untuk praktek pembelajaran yang produktif di Perkantoran dengan beberapa tujuan yakni untuk: Praktek Perkantoran, Administrasi Umum, Teknologi Perkantoran, Kearsipan dan Otomatisasi Tata Kelola Sarana dan Prasarana dan diikuti oleh guru-guru administrsi perkantoran di dua sekolah mitra. Tahapan kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah (1) Memilih dan menetapkan ruangan yang akan digunakan untuk menjadi laboratorium Mini Office, (2) Menetapkan peralatan standar yang harus tersedia untuk Laboratorium Mini Office yang dikembangkan. (3) Merancang Laboratorium Mini Office dengan menata lay out tata perkantoran terbuka, menata peralatan yang akan digunakan dalam praktek kompetensi perkantoran. (4) Melakukan pendampingan kepada guru dengan kegiatan open class dalam menggunakan Master LayOut Laboratorium Mini Office. (5) Pendampingan menggunakan peralatan yang tersedia di Laboratorium Mini Office. Jenis Open Class yang diterapkan pada kegiatan pengabdian ini adalah dengan memfasilitasi para guru dan pendampingan untuk bisa memahami alur desain Layout kantor yang ada dengan kelebihan dan kelemahan masing-masing, pemilihan layout kantor dengan tuntutan pekerjaan yang ada, dan cara menata kantor dengan layout yang ditetapkan dan sesuai standar, serta pemilihan alat kerja atau fasilitas dan hal penting lainnya yang dibutuhkan dalam mendukung pekerjaan di kantor.
DIGITALISASI BISNIS PRODUK BAJUMPER (BATIK JUMPUTAN PERJUANGAN) BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PEMBANGUNAN KEMANDIRIAN INDUSTRI KREATIF DESA PERJUANGAN, KECAMATAN SEI BALAI, KABUPATEN BATU BARA Aurora Elise Putriku; Sri Mutmainah; Rotua Sahat Pardamean Simanullang; Lucky Satria Pratama
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 7 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i7.%p

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi keterbatasan digital dan manajerial yang dihadapi pengrajin BAJUMPER (Batik Jumputan Perjuangan) di Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif berupa pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi yang mencakup tiga bidang utama: peningkatan kualitas produksi, pemasaran digital, dan manajemen keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberian mesin jahit modern mampu mengurangi waktu produksi hingga 40% dan membuka peluang diversifikasi produk. Pelatihan pemasaran digital menghasilkan akun Instagram (bj_perjuangan) dan Shopee yang memperluas jangkauan pasar hingga luar kabupaten dan provinsi. Pelatihan manajemen keuangan berbasis SAK-EMKM dan sistem pembayaran QRIS meningkatkan transparansi transaksi. Dalam dua bulan pascaprogram, pendapatan mitra meningkat 10–15%. Program ini membuktikan bahwa pendekatan digitalisasi terpadu mampu mentransformasi industri kreatif berbasis desa menjadi merek lokal yang kompetitif dengan dampak ekonomi berkelanjutan
PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL VIDEO TIK TOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN EKONOMI PADA MATERI INFLASI TERHADAP HASILBELAJAR EKONOMI SISWA DI KELAS XI SMA NEGERI 1 BATANG KUIS Erni Susilawati Purba; Rotua Sahat Pardamean Simanullang
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6530

Abstract

 Abstract: This study aims to determine the effect of using TikTok videos as a learning medium for economics, specifically on inflation material, on the learning outcomes of eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Batang Kuis. The background of this study is based on the low student learning outcomes in economics and the limited variety of learning media used by teachers in the teaching process. TikTok was chosen because it is closely related to students’ daily lives and has the potential to become an engaging, interactive, and easily accessible learning medium.This study employed a quasi-experimental method with a Post-Test Only Control Group Design. The population consisted of all eleventh-grade students, with samples taken from class XI F as the experimental class and XI H as the control class, each consisting of 31 students. Data were collected through pretests and posttests. The instruments were tested for validity, reliability, difficulty level, and discriminatory power. Data analysis included normality, homogeneity, Independent Sample t-test, and N-Gain.The results showed that TikTok had a positive and significant effect on students’ learning outcomes, with a significance value of 0.000 < 0.05 and an N-Gain of 58.88%, categorized as quite effective. Keywords: Learning media, TikTok, learning outcomes, economics, inflation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media sosial video TikTok sebagai media pembelajaran ekonomi pada materi inflasi terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Batang Kuis. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi serta kurang bervariasinya penggunaan media pembelajaran oleh guru dalam proses belajar mengajar. TikTok dipilih karena dekat dengan kehidupan siswa dan memiliki potensi sebagai media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan mudah diakses.Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI, dengan sampel kelas XI F sebagai kelas eksperimen dan XI H sebagai kelas kontrol, yang masing-masing berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest. Instrumen penelitian diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, Independent Sample t-Test, dan N-Gain.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, rata-rata posttest eksperimen 81,13 dan kontrol 72,74, serta N-Gain 58,88% kategori cukup efektif. Kata kunci: Media pembelajaran, TikTok, hasil belajar, ekonomi, inflasi.
Strategi Perkembangan UMKM Cirasa dan Dimsum 66 di Daerah Universitas Sumatera Utara dalam Mendorong Perekonomian Veri Sangap Tua Pasaribu; Hannes Inmanuel Sinaga; Pebiola Silalahi; Emi Angelina Sinambela; Rotua Sahat Pardamean Simanullang
Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2026): Juni, Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimbik.v6i2.1900

Abstract

This study aims to analyze the development strategies of Cirasa and Dimsum 66 MSMEs in the vicinity of Universitas Sumatera Utara, focusing on business growth and competition in the local economy. The research employed a case study approach, collecting data through semi-structured interviews with employees, direct field observations of business operations, and documentation of products and production processes. Data were analyzed qualitatively and descriptively to identify strategies related to product innovation, raw material management, utilization of digital platforms, financial management, and customer loyalty maintenance. The findings indicate that both MSMEs rely on consistent product quality, excellent service, efficient raw material management, and the development of new product variations as primary growth strategies. The use of digital platforms has helped expand market reach, while financial management and access to capital remain challenges that require further attention. These findings are expected to serve as a reference for other culinary MSMEs in formulating sustainable business development strategies.
Pertumbuhan UMKM Kuliner di Kecamatan Medan Baru: Studi Kasus Warung Cirasa dan Warung Dimsum 66 Yohanna Dwi Simaremare; Nesmada Putri Manullang; Ondo Apostel Purba; Rotua Sahat Pardamean Simanullang
Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 4 (2025): Desember: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupiman.v4i4.5751

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing the growth of culinary micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Medan Baru District through a case study of Warung Cirasa and Warung Dimsum 66, located in the University of North Sumatra area. The differences in growth patterns between the two MSMEs form the basis of this study. The method used is a qualitative descriptive approach with data collection techniques in the form of structured interviews, field observations, and document reviews. Primary data were obtained from business owners and documentation of operational activities. The results show that Warung Cirasa experienced stable growth by emphasizing consistent product quality and service, while Warung Dimsum 66 showed relatively rapid growth through the use of digital marketing and viral marketing strategies. The main factors influencing MSME growth include product quality, marketing strategy, business location, and adaptability to market changes. These findings emphasize the importance of integrating product quality and digital marketing innovation to encourage the sustainable growth of culinary MSMEs amidst dynamic competition.
PERAN KEPEMIMPINAN OPERASIONAL DALAM MENDUKUNG EFEKTIVITAS KINERJA ANGGOTA DI APOTEK MENTARI Grace Vinesya Br Surbakti; Indah Seraya Pandiangan; Krisnawati Situmeang; Rotua Sahat Pardamean Simanullang
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.19145

Abstract

Leadership plays an important role in maintaining smooth operations and supporting employee performance effectiveness in a pharmacy work environment. In daily work, effective leadership is needed to ensure that tasks are clearly understood, responsibilities are properly distributed, and work-related challenges can be addressed appropriately. This study aims to describe the role of operational leadership in supporting employee performance effectiveness at Apotek Mentari. The study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through semi-structured interviews involving four informants: the pharmacy head (I1), pharmacist (I2), pharmacy technician (I3), and pharmacy staff member (I4). The data were analyzed through coding, categorization, and thematic analysis to identify patterns emerging from the informants’ experiences. The findings show that operational leadership at Apotek Mentari is reflected in clear task direction, distribution of responsibilities according to employee capabilities, open communication, constructive supervision, performance evaluation, and responsive support when employees face work-related challenges. Clear communication and cooperation among employees were identified as supporting factors for effective performance, while busy operational conditions and increased workloads were found to be inhibiting factors in daily work. Overall, operational leadership supports employee performance through clear guidance, open communication, and responsive problem-solving. The study recommends maintaining and strengthening existing leadership practices, particularly by implementing a more structured and regular performance evaluation system to support continuous improvement in employee performance and operational effectiveness. These practices can help the pharmacy maintain smooth operations while providing employees with clearer guidance, appropriate support, and opportunities to improve their performance through regular evaluation and communication.