Guru Raudhatul Athfal (RA) memiliki peran ganda sebagai pendidik sekaligus fasilitator yang menjembatani lingkungan sekolah dan rumah, namun banyak di antaranya belum memiliki kapabilitas praktis untuk merancang dan memfasilitasi program parenting yang terstruktur. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapabilitas guru RA di Panyabungan Kota dalam merencanakan dan memfasilitasi Program Parenting Edukatif yang kontekstual, berlandaskan nilai-nilai Islam, dan adaptif terhadap tantangan era digital. Kegiatan menggunakan pendekatan Service Learning yang dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu asesmen kebutuhan, implementasi pelatihan inti melalui workshop interaktif, diskusi kelompok terfokus, simulasi peran dan coaching individual, serta evaluasi luaran dan keberlanjutan. Subjek kegiatan adalah guru RA yang aktif mengajar di beberapa lembaga di Panyabungan Kota. Hasil menunjukkan bahwa defisit utama terletak pada keterampilan terapan, bukan pada pengetahuan dasar; setelah pelatihan, guru mampu menghasilkan Modul Parenting Edukatif Dasar yang terstruktur dan mengintegrasikan literasi digital parenting serta komunikasi positif, disertai peningkatan self-efficacy fasilitasi yang nyata. Kuesioner komitmen pasca-pelatihan menunjukkan kesediaan yang sangat tinggi untuk menjadikan parenting sebagai program rutin. Kegiatan ini membuktikan bahwa Service Learning efektif mentransformasi guru dari penerima pasif menjadi edukator parenting yang kompeten, sekaligus memperkuat mesosistem keluarga–sekolah dalam kerangka ekologi Bronfenbrenner
Copyrights © 2026