Penelitian ini mengkaji komunikasi kebijakan dalam implementasi program penanganan kerawanan pangan di Provinsi Jambi, khususnya pada proses penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA) Tahun 2025. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan landasan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III yang mencakup variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi dan instansi terkait, serta didukung dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transmisi kebijakan telah berjalan secara berjenjang dari Badan Pangan Nasional hingga pemerintah Kabupaten/Kota. Namun terdapat permasalahan pada aspek konsistensi, di mana peta FSVA yang ditetapkan oleh Gubernur Jambi masih menggunakan metode lama (9 indikator), tidak sesuai kesepakatan awal yang menggunakan metodologi baru (12 indikator). Sumber daya manusia dan fasilitas dinilai memadai, disposisi implementor cukup baik, namun Standar Operasional Prosedur (SOP) belum diperbarui sesuai petunjuk teknis terbaru
Copyrights © 2026