Rendahnya motivasi dan capaian belajar bahasa Arab siswa kelas VII di sebuah Madrasah Tsanawiyah (rata-rata 62,5, di bawah KKM 70) mendorong penelitian kualitatif deskriptif ini untuk mendeskripsikan proses implementasi metode Fun Learning serta respons siswa terhadapnya. Informan dipilih secara purposif, meliputi seorang guru bahasa Arab, kepala madrasah, delapan siswa kelas VII, dan seorang guru observer. Data dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan telaah dokumen, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi dan member check. Hasil menunjukkan implementasi berlangsung melalui perencanaan yang cermat (penyusunan modul, media kreatif, dan permainan edukatif) serta lima tahap pelaksanaan: ice breaking, penyajian materi, permainan edukatif, ekspresi kreatif, dan refleksi. Antusiasme siswa, kreativitas guru, dan dukungan kepala madrasah menjadi faktor pendorong, sementara kendala waktu dan media diatasi melalui strategi adaptif guru. Disimpulkan bahwa Fun Learning menghadirkan atmosfer belajar bahasa Arab yang lebih hidup dan mendorong motivasi belajar siswa secara nyata.
Copyrights © 2026