Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Siswa Kelas IV SDIT Alif Dhiya Mumtazah; Didin Syamsudin; Siti Khumairotuzzahra
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23177

Abstract

Inovasi media pembelajaran diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran bahasa Arab di sekolah dasar. Banyak siswa masih mengalami kesulitan menguasai kosakata, terlihat dari nilai yang masih rendah akibat minimnya penggunaan media yang menarik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media audio visual terhadap penguasaan kosakata bahasa Arab siswa kelas IV SDIT Alif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen Non-Equivalent Pre-test and Post-test Control Group Design, melibatkan 36 siswa pada kelas eksperimen dan kontrol. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, pre-test, dan post-test, serta dianalisis menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan 18 dari 20 soal valid dan reliabel (α = 0,793), data berdistribusi normal, dan kedua kelompok homogen. Nilai rata-rata post-test kelas eksperimen mencapai 94,06, lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 92,17, dengan peningkatan 27,06 pada kelas eksperimen dan 14,61 pada kelas kontrol. Uji hipotesis menghasilkan signifikansi 0,000 < 0,05, menandakan perbedaan hasil yang signifikan. Dengan demikian, media audio visual terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa.
Language Planning at Indonesian Pesantren and its Influence on Foreign Language Skills of Students “Pesantren Darul Muttaqin and Wali Tanduran as Role Model”: English Saepul Anwar; Siti Khumairotuzzahra; Fadhel Akbar Ahmadi Usman
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 7 No. 2 (2026): Tatsqify: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/tjpba.v7i2.24966

Abstract

 This study examines language planning in Indonesian Islamic boarding schools (pesantren) and its influence on students’ Arabic language acquisition by comparing the modern Pesantren Darul Muttaqin in Tangerang and the traditional Pesantren Wali Tanduran in Pekalongan. Drawing on sociolinguistic perspectives on language planning and multilingual education, it investigates how institutional language policies, teaching practices, and learning environments shape students’ language proficiency. A qualitative descriptive approach was employed through classroom observations, semi-structured interviews, and document analysis conducted between November and December 2017. The participants included 8 language teachers (ustadzs) and their students. The findings reveal contrasting language planning models. Darul Muttaqin adopts an acquisition-oriented policy that promotes communicative competence through language immersion, memorization, discussions, vocabulary drills, language clubs, and the compulsory daily use of Arabic. This approach enhances students’ speaking and listening skills in Arabic but provides less support for grammatical accuracy and textual comprehension. In contrast, Wali Tanduran prioritizes mastery of kitab kuning through grammar-translation methods, memorization of classical Arabic grammar, and teacher-centered instruction using local languages, particularly Javanese. This model strengthens students’ reading comprehension and grammatical analysis but offers limited opportunities for communicative practice and vocabulary development. The study also identifies code-switching, code-mixing, and first-language interference as common sociolinguistic features in both institutions. It concludes that effective language planning in pesantren should integrate communicative language use with grammatical and textual competence to achieve balanced Arabic language proficiency.
Implementasi Metode Elif Juzu dalam Meningkatkan Pelafalan Huruf Hijaiyyah Santri Pondok Pesantren Bina Tauhid Amaliah Sahal Haikal Hafidh; Radif Khotamir Rusli; Siti Khumairotuzzahra
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.21267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa efektif metode Elif Juzu dalam membantu santri memperbaiki pengucapan huruf hijaiyyah, serta menemukan elemen-elemen yang memengaruhi keberhasilan tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data primer pada penelitian ini bersumber dari wawancara dengan Pengasuh Pondok Pesantren dan Guru Tahfidz, data sekunder adalah dokumen milik Pondok Pesantren dan data tersier berupa dokumentasi. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini adalah Implementasi Metode Elif Juzu dalam meningkatkan pelafalan huruf hijaiyyah di Pondok Pesantren Bina Tauhid Amaliah yang terbagi menjadi beberapa tahapan sesuai dengan halaman Kitab Elif Juzu, metode ini diterapkan pada saat pembelajaran tahsin berlangsung. Peneliti juga memaparkan kelebihan dan kekurangan metode ini. Kelebihannya yaitu metode ini terbukti efektif dalam mempercepat pembelajaran huruf hijaiyyah melalui pendekatan sistematis. Pengajaran dilakukan secara bertahap, mulai dari mengenali tulisan, membedakan pelafalan, hingga memahami arah baca. Dengan disiplin, santri dapat menguasai pelafalan dan membaca Al-Qur’an dengan lancar dalam waktu singkat. Namun, kekurangan metode ini terletak pada minimnya pemahaman masyarakat, termasuk para santri di Pondok Pesantren Bina Tauhid Amaliah, sehingga penerapannya masih menghadapi tantangan Selanjutnya memaparkan faktor pendukung metode Elif Juzu meliputi duduk iftirasy dengan suara lantang, pengulangan, dan evaluasi rutin setiap lima huruf untuk meningkatkan daya ingat. Penghambatnya mencakup minimnya pemahaman, keterbatasan pengajar, sulitnya mengubah kebiasaan,idan keterbatasan waktu.