Kemampuan pemecahan masalah merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran IPA, tetapi perangkat pembelajaran belum selalu memfasilitasi siswa untuk mengidentifikasi masalah, melakukan penyelidikan, merumuskan solusi, dan mengevaluasi hasil secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis validitas modul ajar berbasis Problem-Based Learning (PBL) terintegrasi digital untuk mendukung kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII SMP. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Validasi dilakukan oleh dua validator, yaitu ahli materi IPA dan ahli media pembelajaran digital, menggunakan lembar validasi skala Likert 1-5. Data dianalisis dengan persentase skor terhadap skor maksimum. Hasil menunjukkan validitas ahli materi sebesar 90,59%, ahli media 88,75%, dan validitas gabungan 89,70% dengan kategori sangat valid. Kesesuaian dengan Capaian Pembelajaran memperoleh 95,00%, sintaks PBL 92,00%, kelayakan bahasa 87,50%, desain tampilan dan tipografi 90,00%, serta integrasi media digital 87,50%. Dengan demikian, modul ajar dinyatakan sangat valid dan layak secara teoritis untuk dilanjutkan ke uji praktikalitas dan efektivitas.
Copyrights © 2026