Munculnya patogen yang resisten terhadap berbagai obat telah menjadi tantangan kesehatan global yang memicu kebutuhan mendesak akan agen antimikroba alternatif. Titanium dioksida (TiO₂) merupakan kandidat material biomedis yang menjanjikan, namun efisiensinya dalam bentuk murni terbatas karena stabilitas fisiologis yang rendah dan kecenderungan beragregasi. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis bukti ilmiah mengenai berbagai strategi modifikasi material berbasis TiO₂ untuk meningkatkan aktivitas antibakteri dalam aplikasi biomedis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) mengikuti protokol PRISMA dengan menganalisis 10 artikel primer dari basis data Scopus, PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa strategi modifikasi utama meliputi doping ion logam (seperti Sr, Co, Ag), pembentukan sistem bimetalik (TiO₂-ZnO), serta konjugasi biopolimer alam seperti kitosan, natrium alginat, pektin, dan gelatin. Tren terbaru menunjukkan dominasi metode sintesis hijau menggunakan ekstrak tanaman yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga secara signifikan meningkatkan biokompatibilitas dan menurunkan sitotoksisitas material terhadap sel fibroblas manusia. Aktivitas antibakteri yang dihasilkan sangat poten, dengan nilai Minimum Inhibitory Concentration (MIC) mencapai 0,9 µg/mL dan zona hambat hingga 40 mm pada material yang dimuati obat. Mekanisme peningkatan ini didorong oleh generasi Reactive Oxygen Species (ROS) melalui kekosongan oksigen, interaksi elektrostatik, dan pelepasan molekul bioaktif secara terkendali. Aplikasi biomedis dari material termodifikasi ini berfokus pada manajemen luka kronis dan diabetes, di mana nanokomposit TiO₂ mampu mempercepat penutupan luka hingga lebih dari 90% melalui stimulasi angiogenesis dan deposisi kolagen. Secara keseluruhan, modifikasi TiO₂ menawarkan solusi multifungsi yang efektif untuk mengatasi infeksi persisten sekaligus mempercepat regenerasi jaringan dalam terapi biomedis modern.
Copyrights © 2026