Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Vol. 4 No. 4 (2026): Juli

Penguatan Ekonomi Lokal melalui Pendampingan UMKM Berbasis Wisata Edukasi Biogas dan Aman Bencana di Desa Karangpakis, Cilacap

Aprillia Findayani (Universitas Negeri Semarang, Indonesia)
Juhadi Juhadi (Universitas Negeri Semarang, Indonesia)
Rahma Hayati (Universitas Negeri Semarang, Indonesia)
Ariyani Indrayati (Universitas Negeri Semarang, Indonesia)
Wahyu Setyaningsih (Universitas Negeri Semarang, Indonesia)
Khoirul Anwar (Universitas Negeri Semarang, Indonesia)
Dian Purbo Utomo (Universitas Negeri Semarang, Indonesia)
Nurfinda Ami Safina (Universitas Negeri Semarang, Indonesia)
Rakhan Azzurry Yulianto (Universitas Negeri Semarang, Indonesia)
Dwi Septiarini Nurfathonah (Universitas Negeri Semarang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2026

Abstract

Desa Karangpakis, Kabupaten Cilacap, memiliki potensi pengembangan ekonomi lokal melalui pemanfaatan biogas yang berasal dari limbah peternakan. Potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal sebagai daya tarik wisata edukasi maupun sebagai penggerak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, desa ini berada di kawasan pesisir selatan Jawa yang memiliki risiko terhadap ancaman gempa bumi megathrust dan tsunami, sehingga diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan penguatan ekonomi dengan peningkatan kesiapsiagaan bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha berbasis wisata edukasi biogas sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai mitigasi bencana. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 37 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, kelompok peternak, perangkat desa, PKK, dan Karang Taruna. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta pada seluruh aspek pelatihan, meliputi pemanfaatan biogas sebagai energi alternatif (54% menjadi 88%), pengembangan wisata edukasi (49% menjadi 86%), pengemasan dan pemasaran produk UMKM (58% menjadi 90%), mitigasi gempa bumi dan tsunami (46% menjadi 87%), serta kesiapsiagaan bencana (51% menjadi 89%). Selain meningkatkan kapasitas masyarakat, kegiatan ini menghasilkan konsep pengembangan wisata edukasi biogas yang terintegrasi dengan edukasi mitigasi bencana serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Program ini menunjukkan bahwa integrasi pemberdayaan UMKM, wisata edukasi, energi terbarukan, dan pengurangan risiko bencana dapat menjadi model pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan, inklusif, dan tangguh terhadap bencana.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Public Health

Description

Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural ...