Perkembangan teknologi digital mendorong pendidik untuk mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Salah satu teknologi yang berpotensi mendukung pembelajaran adalah Augmented Reality (AR), karena mampu memvisualisasikan objek tiga dimensi secara nyata sehingga memudahkan siswa memahami materi yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality pada materi sistem pencernaan serta mengetahui motivasi belajar siswa kelas XI setelah menggunakan media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Four-D (4D) yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian dilaksanakan di MAN 10 Jombang dengan melibatkan satu ahli materi, satu ahli media, satu guru Biologi, dan 18 siswa kelas XI sebagai subjek uji coba terbatas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, lembar validasi, dan angket motivasi belajar menggunakan skala Likert lima tingkat. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh persentase validasi ahli materi sebesar 84% dengan kategori sangat valid, sedangkan validasi ahli media memperoleh persentase 73,33% dengan kategori valid. Uji coba kepada siswa menunjukkan persentase sebesar 71,73% dengan kategori praktis, yang mengindikasikan bahwa media mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Augmented Reality yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran Biologi pada materi sistem pencernaan karena mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan memotivasi siswa.
Copyrights © 2026