Penelitian berbasis studi kepustakaan (library research) ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai strategi pengelolaan keberagaman sosial-budaya peserta didik melalui lensa Kepemimpinan Multikultural Kepala Sekolah di tingkat Sekolah Dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen keberagaman yang efektif menuntut pergeseran paradigma kepemimpinan dari model administratif konvensional menuju kepemimpinan transformatif yang inklusif. Strategi komprehensif yang dianalisis mencakup empat pilar utama: (1) transformasi kebijakan institusional yang berkeadilan, (2) pengembangan kompetensi kultural tenaga pendidik melalui pedagogi responsif, (3) rekayasa iklim interaksi sosial berbasis pemanfaatan kurikulum tersembunyi (hidden curriculum), serta (4) pembangunan kemitraan strategis dengan orang tua dan komunitas multikultural. Meskipun implementasinya kerap dihadapkan pada hambatan berupa sikap etnosentrisme, keterbatasan sumber daya, dan tekanan birokrasi akademik, kepala sekolah dapat mengatasinya melalui pendekatan dialogis, penerapan keadilan restoratif (restorative justice), serta kolaborasi lintas sektor. Kesimpulan kajian ini menegaskan bahwa kepemimpinan multikultural mampu mengubah keberagaman menjadi modal sosial yang kokoh guna merajut harmoni dan mencetak generasi cerdas berkarakter toleran.
Copyrights © 2026