Abstrak - Pengelolaan berkas administrasi pada tingkat pemerintahan desa kerap kali terkendala oleh keterlambatan pelayanan yang dipicu oleh pencatatan buku agenda konvensional serta penyimpanan arsip fisik yang rentan terhadap kerusakan dan kehilangan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi inefisiensi tersebut melalui optimalisasi tata kelola dokumen internal dan keterbukaan informasi publik di Kantor Desa Buahbatu lewat penyediaan platform kearsipan digital berbasis web. Guna merealisasikan target tersebut, sistem ini dirancang dengan mengadopsi kerangka kerja Rapid Application Development (RAD). Metodologi ini dipilih karena menitikberatkan pada siklus pengembangan interaktif yang ringkas, meliputi fase perencanaan kebutuhan, lokakarya desain, hingga tahap implementasi akhir. Secara teknis, infrastruktur aplikasi berjalan di atas fondasi bahasa pemrograman HTML5, CSS3, PHP, dan JavaScript, dengan MySQL selaku sistem manajemen basis datanya. Fitur utama yang diimplementasikan mencakup pengelolaan surat masuk dan keluar, fitur pengatur privasi berkas (visibility toggle), serta formulir pengajuan dokumen publik yang dilengkapi kode pelacakan otomatis (tracking code) bagi warga. Hasil pengujian fungsionalitas menggunakan Blackbox Testing menunjukkan seluruh modul beroperasi sukses tanpa adanya galat logika. Selain itu, pengujian User Acceptance Testing (UAT) melalui observasi langsung membuktikan bahwa sistem ini mampu memangkas durasi temu kembali dokumen (document retrieval) secara drastis, dari yang semula membutuhkan waktu 10 hingga 15 menit menjadi hanya dalam hitungan detik. Kajian ini berhasil menyelaraskan kebutuhan operasional aparatur desa dengan platform digital yang aman, transparan, serta responsif terhadap pelayanan publik. Kata kunci: Sistem Informasi; Manajemen Arsip; Website; Rapid Application Development; Abstract - Administrative document management at the village government level frequently encounters operational delays driven by conventional ledger logging and vulnerable physical archiving, which risks data loss and degradation. This study addresses these inefficiencies by optimizing internal document governance and public information disclosure at the Buahbatu Village Office through a web-based digital archiving platform. To achieve this objective, the system was engineered using the Rapid Application Development (RAD) framework. This methodology was prioritized for its condensed, iterative development cycles, which span requirements planning, design workshops, and final implementation phases. Technologically, the application leverages an infrastructure built upon HTML5, CSS3, PHP, and JavaScript, utilizing MySQL as the Relational Database Management System (RDBMS). Core features deployed include incoming and outgoing mail management, a document privacy visibility toggle, and a public document submission form equipped with automated tracking codes for residents. Functional evaluation via Blackbox Testing indicated that all modules operationalized successfully with zero logical faults. Furthermore, User Acceptance Testing (UAT) conducted through direct observation demonstrated that the system drastically accelerates document retrieval speeds, reducing the duration from the baseline of 10 to 15 minutes down to mere seconds. Ultimately, this research successfully aligns village operational demands with a secure, transparent, and highly responsive public service platform. Keywords: Information System; Archive Management; Website; Rapid Application Development.
Copyrights © 2026