Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh father involvement pada masa kanak-kanak terhadap emotional well-being pada individu yang berada pada fase emerging adulthood. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Populasi penelitian adalah individu berusia 18–25 tahun pada fase emerging adulthood. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 205 responden. Data dikumpulkan menggunakan Emotional Well-Being Scale (Şimşek, 2011) dan Father Involvement Scale (Finley & Schwartz, 2004). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara father involvement pada masa kanak-kanak terhadap emotional well-being pada individu emerging adulthood (R = 0,450; R² = 0,203; F = 51,680; p = 0,000). Semakin tinggi keterlibatan ayah yang dirasakan individu pada masa kanak-kanak, semakin tinggi pula emotional well-being yang dimiliki pada fase emerging adulthood. Father involvement menyumbang 20,3% terhadap emotional well-being, sementara 79,7% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Copyrights © 2026