Perempuan dewasa awal merupakan kelompok individu yang berada pada tahap perkembangan yang ditandai dengan meningkatnya perhatian terhadap penampilan fisik dan penerimaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara social comparison dengan body image pada perempuan dewasa awal pengguna TikTok di Kecamatan Bekasi Timur. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 110 responden yang diperoleh menggunakan teknik non-probability sampling dengan jenis convenience sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala social comparison dan skala body image dari penelitian terdahulu yang telah dimodifikasi. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho menunjukkan bahwa adanya hubungan negatif yang signifikan antara social comparison dengan body image (r = -0.622; p < 0.05), artinya semakin tinggi tingkat social comparison maka semakin negatif body image yang dimiliki individu. Sebaliknya, semakin rendah tingkat social comparison individu maka body image cenderung lebih positif. Temuan ini mengindikasikan bahwa paparan konten TikTok yang menampilkan standar kecantikan tertentu dapat meningkatkan kecenderungan individu untuk membandingkan diri dengan orang lain, sehingga hal ini berpengaruh terhadap penilaian negatif individu terhadap kondisi tubuhnya.
Copyrights © 2026