Kualitas pelayanan infrastruktur merupakan salah satu indikator penting keberhasilan penyelenggaraan pelayanan publik yang dipengaruhi oleh kompetensi aparatur serta pengelolaan beban kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kualitas pelayanan infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif yang melibatkan 70 ASN sebagai responden melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan infrastruktur, sedangkan beban kerja tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan kompetensi dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan infrastruktur dengan nilai koefisien determinasi sebesar 41,1%, yang menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 41,1% variasi kualitas pelayanan, sedangkan 58,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi ASN perlu menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur, disertai pengelolaan beban kerja yang proporsional guna mendukung pelayanan publik yang efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026