ABSTRAKPermasalahan utama pada Simpang Rangkaya, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara adalah kemacetan lalu lintas yang disebabkan oleh tingginya volume kendaraan, parkir sembarangan, serta aktivitas perdagangan di sekitar simpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang tak bersinyal empat lengan dengan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data primer berupa kondisi geometrik jalan, volume lalu lintas, serta kondisi lingkungan, dan data sekunder berupa jumlah penduduk serta peta lokasi. Analisis dilakukan untuk menghitung kapasitas simpang, derajat kejenuhan, tundaan, peluang antrian, dan tingkat pelayanan simpang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas simpang adalah 5.473 SMP/jam, dengan derajat kejenuhan sebesar 0,72 yang termasuk kategori tingkat pelayanan C (arus stabil, kecepatan dan gerak kendaraan terkendali). Tundaan rata-rata simpang tercatat 23,81 detik/SMP, dan peluang antrian berada pada rentang 42%–21% (kategori sedang). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kinerja simpang masih dalam kondisi stabil namun cenderung padat. Oleh karena itu, disarankan adanya pelebaran jalan 1,5 m ruas mayor dan minor sebelah kiri, pengaturan arus lalu lintas, dan penataan ruang sekitar simpang untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut. Kata Kunci: Kapasitas Simpang, derajat kejenuhan, tundaan, peluang antrian, Tingkat pelayanan.
Copyrights © 2026