Indo Green Journal
Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026

Penanggulangan Tembakau Sintetis: Analisis Komparatif UU No. 1 Tahun 2023 dan Hukum Islam terhadap Perubahan Perilaku

Nining Suningrat (Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon, Indonesia)
Muktar Muktar (Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon, Indonesia)
Amir Machmud (Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon, Indonesia)
Yulia Rachmwati (Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon, Indonesia)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2026

Abstract

Munculnya fenomena tembakau sintetis atau yang secara populer dikenal sebagai "tembakau gorila" telah menciptakan ancaman baru yang serius bagi ketahanan sosial dan kesehatan masyarakat di Indonesia. Tembakau sintetis bukanlah produk tembakau alami, melainkan material tanaman yang disemprot dengan zat kimia synthetic cannabinoid yang memiliki efek psikoaktif jauh lebih kuat dan destruktif dibandingkan ganja alami. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intervensi hukum yang hanya mengandalkan ancaman penjara terbukti gagal menekan angka residivisme bahwa perubahan perilaku adalah kunci utama. UU No. 1 Tahun 2023 mencoba menjawab ini dengan mekanisme "double track system", yakni pemberian sanksi pidana sekaligus tindakan medis atau sosial. Secara sosiologis, perubahan perilaku memerlukan dukungan sistem nilai yang kuat. Di sinilah Hukum Islam berperan sebagai instrumen moral. Ketika seorang penyalahguna menyadari bahwa tindakannya bukan hanya melanggar hukum negara, tetapi juga menghancurkan amanah Tuhan atas akal dan raga, maka dorongan untuk berhenti akan lebih kuat secara internal. Gabungan antara pengawasan hukum yang ketat dari negara dan pembinaan mental-spiritual berdasarkan nilai Islam menciptakan lingkungan sosiologis yang kondusif bagi penyalahguna untuk melakukan re-integrasi sosial dan meninggalkan ketergantungan pada tembakau sintetis. Dan penyalahguna zat adalah suatu kondisi yang dapat dikonseptualisasikan sebagai suatu gangguan jiwa, sehingga penyalahguna zat (penderita) tidak lagi mampu berfungsi secara normal dalam melakukan aktivitas di lingkungan dan menunjukan perilaku maladaptif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

green

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Agriculture, Biological Sciences & Forestry Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Indo Green Journal is published by Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of ...