Hipertensi merupakan penyakit kronis yang sering memerlukan penggunaan beberapa obat sehingga berpotensi menimbulkan interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, profil penggunaan antihipertensi, dan potensi interaksi obat pada pasien hipertensi rawat inap di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian deskriptif retrospektif ini menggunakan data rekam medis pasien hipertensi periode Oktober–Desember 2023 dengan jumlah sampel 131 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien didominasi oleh laki-laki (63,36%) dan usia 56–65 tahun (34,35%). Penggunaan antihipertensi terbanyak adalah terapi kombinasi tiga obat (28,24%), dengan amlodipin sebagai obat yang paling sering digunakan. Sebanyak 68,70% pasien mengalami potensi interaksi obat. Berdasarkan tingkat keparahan, interaksi kategori moderate merupakan yang paling banyak ditemukan (74,11%). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan terapi kombinasi antihipertensi pada pasien hipertensi rawat inap cukup tinggi dan sebagian besar memiliki potensi interaksi obat kategori moderate.
Copyrights © 2026