Formalin merupakan bahan kimia berbahaya yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan, namun masih ditemukan pada berbagai produk pangan, termasuk tahu putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan formalin pada tahu putih yang diperdagangkan di Pasar Anduonohu Kota Kendari Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional. Populasi penelitian berjumlah 18 pedagang tahu putih, dengan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pemeriksaan dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo menggunakan metode uji reagen formalin secara kualitatif. Selain itu, dilakukan observasi terhadap karakteristik fisik tahu meliputi warna, tekstur, aroma, kondisi permukaan, dan elastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel memiliki warna putih cerah, tekstur padat dan kenyal, permukaan tidak berlendir, serta elastisitas tinggi. Namun, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan seluruh 18 sampel (100%) positif mengandung formalin yang ditandai dengan perubahan warna larutan menjadi ungu hingga ungu tua setelah penambahan reagen. Disimpulkan bahwa seluruh sampel tahu putih yang diperdagangkan di Pasar Anduonohu Kota Kendari mengandung formalin sehingga tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan. Diperlukan peningkatan pengawasan, pembinaan kepada produsen dan pedagang, serta edukasi kepada masyarakat untuk mencegah peredaran pangan yang mengandung formalin.
Copyrights © 2026