Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health
Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026

Gambaran Masalah Kesehatan Masyarakat di Kelurahan Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2026

Tri Niswati Utami (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Nailah Nafisah (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Kusnur Kholija (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Risna Utami (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Nabila Fitri (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Mutiara Siddik (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Azrina Febriyani Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Khairani Natasya (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
10 Aug 2026

Abstract

Permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia ditandai dengan meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular yang terjadi bersamaan dengan masih tingginya kejadian penyakit menular. Kondisi tersebut juga ditemukan di Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kondisi kesehatan masyarakat berdasarkan karakteristik responden, distribusi penyakit, serta menentukan prioritas masalah kesehatan menggunakan pendekatan community diagnosis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh melalui survei menggunakan kuesioner terhadap 98 responden dan didukung data sekunder sepuluh penyakit terbanyak dari UPTD Puskesmas Perbaungan periode Januari–Juni 2026. Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase, kemudian dilanjutkan dengan penentuan prioritas masalah menggunakan metode Pan American Health Organization (PAHO) berdasarkan kriteria Magnitude, Severity, Vulnerability, dan Community and Political Concern. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (76,5%) dengan kelompok usia terbanyak 50–59 tahun (33,33%). Berdasarkan data sekunder, penyakit terbanyak adalah demam (4.326 kasus), diikuti dispepsia (2.739), batuk (2.352), common cold (2.125), hipertensi (1.456), diabetes melitus (1.239), ISPA (702), dan idiopathic gout (271). Hasil penilaian metode PAHO menetapkan idiopathic gout sebagai prioritas utama intervensi (skor 120), diikuti diabetes melitus (96) dan hipertensi (90). Penelitian ini menyimpulkan bahwa masyarakat Kelurahan Simpang Tiga Pekan masih menghadapi double burden of disease, sehingga hasil penentuan prioritas melalui metode PAHO dapat menjadi dasar penyusunan program promotif dan preventif yang lebih tepat sasaran.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jetish

Publisher

Subject

Computer Science & IT Education Neuroscience Nursing Public Health

Description

JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health is published twice a year: March and September. E-ISSN: 2964-2507 (Elektronik) P-ISSN: 2964-819X (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata 1. Education 2. ...