Untuk memastikan bahwa obat bermutu, aman, dan memiliki khasiat salah satunya adalah dengan memastikan tempat penyimpanannya. Oleh karena itu, penyimpanan obat di fasilitas kesehatan seperti apotek menjadi faktor yang penting. Penelitian ini akan menelaah mengenai tata kelola penyimpanan obat di apotek XYZ di kota Bandung secara observasional dengan pengamatan penyimpanan obat berdasarkan regulasi yang ada. Penyimpanan obat yang sesuai dengan regulasi meliputi sesuai dengan stabilitas obat, pemisahan obat yang mendekati kedaluwarsa, prinsip FIFO serta FEFO, penyimpanan khusus untuk narkotika serta psikotropika, dan tempat penyimpanan obat yang layak (rapi, bersih, dan kokoh). Apotek XYZ sudah menyimpan obat sesuai dengan stabilitasnya, adanya pemsiahan obat yang mendekati kedaluwarsa, diterapkannya prinsip FIFO dan FEFO, tempat penyimpanan obat yang sudah layak, serta untuk narkotika dan psikotropika terdapat penyimpanan khusus. Namun, obat-obatan seperti LASA, high alert, prekursor farmasi, dan obat-obatan tertentu masih belum disimpan sesuai dengan regulasi di apotek XYZ. Penyimpanan obat LASA serta high alert disimpan bersamaan dengan obat-obatan lainnya. Oleh karena itu, diperlukannya penataan ulang penyimpanan obat-obatan tersebut untuk meminimalisasi terjadinya medication error.
Copyrights © 2026