Permasalahan pengelolaan sampah di lingkungan pendidikan nonformal tidak hanya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, tetapi juga rendahnya implementasi perilaku peserta didik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan perilaku pengelolaan sampah di TPQ Al-Fattah Ponorogo melalui pendekatan Learning by Doing yang mengintegrasikan edukasi, praktik pembuatan ecobrick, penyediaan tempat sampah terpilah berbasis prinsip reuse, dan pendampingan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, edukasi interaktif, praktik, penyediaan sarana, pendampingan, dan evaluasi terhadap 16 peserta menggunakan observasi serta angket. Hasil menunjukkan program sangat efektif dengan tingkat efektivitas 93,16%. Aspek pengetahuan mencapai 91,67%, sikap peduli lingkungan dan niat berperilaku masing-masing 91,41%, sedangkan respons peserta sebesar 93,75%. Program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman, tetapi juga membentuk kebiasaan awal memilah dan membuang sampah sesuai jenisnya. Pendekatan Learning by Doing efektif mendukung perubahan perilaku pengelolaan sampah sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Copyrights © 2026