Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui pendekatan culturally responsive teaching pada siswa kelas I. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di UPT SPF SDN Unggulan Mongisidi 1. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas I yang berjumlah 35 siswa. Model penelitian tindakan kelas yang digunakan penelitian ini adalah model Kemmis dan Mc. Taggart dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pada siklus I, perolehan tes hasil belajar pendidikan pancasila memperoleh persentase sebesar 65 meningkat menjadi 75 sehingga perlu dilakukan tindakan ke siklus berikutnya. Pada siklus II, perolehan tes hasil belajar pendidikan pancasila mengalami peningkatan menjadi sebesar 75 meningkat menjadi 85 sehingga sudah mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Hasil pemantau tindakan aktivitas guru pada siklus I memperoleh persentase sebesar 74 dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi sebesar 89. Hasil pemantau tindakan aktivitas siswa pada siklus I memperoleh persentase sebesar 75 dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi sebesar 85. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan pemdekatan culturally responsive teaching dalam pembelajaran pendidikan pancasila dapat meningkatkan hasil belajar pendidikan pancasila pada siswa kelas I sehingga guru dapat menggunakan culturally responsive teaching sebagai salah satu alternatif pendekatan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila.
Copyrights © 2026