Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa kelas IV SD pada materi pengukuran luas menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru kelas IV dan 20 siswa SDN Tandang 02 Semarang. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 siswa, 10 siswa memperoleh nilai di atas KKM dan 10 siswa lainnya masih berada di bawa KKM. Kesulitan utama asiswa terletak pada kemampuan menghitung kotak setengah pada pengukuran satuan tidak baku, ketidaktepatan dalam operasi perkalian, serta kurang teliti dalam menyelesaikan soal. Faktor penyebab kesulitan berasal dari faktor internal, seperti kurang fokus dan pemahaman konsep yang belum kuat, serta faktor eksternal seperti kurangnya bimbingan orang tua, penjelasan guru yang kurang variatif, dan kondisi kelas yang ramai. Dengan demikian, diperlukan pembelajaran yang lebih konkret, bervariasi, dan remedial untuk membantu siswa memahami materi pengukuran luas dengan lebih baik.
Copyrights © 2026