Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan
Vol. 5 No. 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)

Analisis Pengaruh Stigma Sosial Dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Pada Pasien Tuberkulosis (TB) Di Wilayah Puskesmas Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara

Yusti Saruny (Universitas Tamalatea Makassar)
Muh. Ilyas Nur (Universitas Tamalatea Makassar)
Muhammad Basyir (Universitas Tamalatea Makassar)



Article Info

Publish Date
09 Aug 2026

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, yang ditandai dengan belum optimalnya angka keberhasilan pengobatan. Kepatuhan pasien dalam mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) merupakan faktor penting dalam keberhasilan terapi, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor psikososial, di antaranya stigma sosial dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stigma sosial (stigma internal dan stigma eksternal) serta dukungan keluarga (dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan informasional) terhadap kepatuhan minum OAT pada pasien TB di Kabupaten Halmahera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan dilaksanakan di 11 puskesmas di Kabupaten Halmahera Barat. Sampel penelitian berjumlah 75 pasien TB yang dipilih berdasarkan teknik proportionate stratified random sampling berdasarkan proporsi jumlah pasien pada masing-masing Puskesmas. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma internal berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan minum OAT, sedangkan stigma eksternal tidak berpengaruh signifikan. Dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan informasional keluarga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan minum OAT. Analisis multivariat menunjukkan bahwa dukungan emosional merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi kepatuhan minum OAT (p = 0,001; OR = 40,365), diikuti oleh dukungan instrumental, dukungan informasional, dan stigma internal. Disimpulkan bahwa kepatuhan minum OAT pada pasien TB di Kabupaten Halmahera Barat lebih dipengaruhi oleh kondisi psikologis pasien dan kualitas dukungan keluarga, terutama dukungan emosional dan dukungan instrumental, dibandingkan oleh stigma eksternal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Barongko

Publisher

Subject

Education Engineering Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan (BaJIK) adalah jurnal peer-review nasional yang diterbitkan oleh Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia. Jurnal Ilmu Kesehatan ini bersifat open access atau akses terbuka serta bertujuan untuk berbagi dan mempromosikan kualitas layanan masyarakat dengan menerapkan ...