Kualitas hidup lansia merupakan indikator penting dalam menilai kesejahteraan secara fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia di Desa Tugu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 79 lansia dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Medical Outcomes Study Social Support Survey (MOS-SSS) untuk dukungan keluarga dan WHOQOL-BREF untuk kualitas hidup, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga dan kualitas hidup pada kategori sedang masing-masing sebesar 49,4%. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia (r = 0,717; p = 0,000). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan keluarga yang diterima lansia, maka semakin baik pula kualitas hidupnya. Dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di Desa Tugu, sehingga keterlibatan keluarga dalam perawatan lansia perlu terus ditingkatkan.
Copyrights © 2026