Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Komunikasi Tenaga Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Di Klinik Mata Isen Mulang Palangkaraya Nova Isdania; Dwi Puji Susanti; Sony Factarun
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1506

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan. Salah satu faktor yang memengaruhi kepuasan pasien adalah komunikasi tenaga kesehatan. Studi pendahuluan di Klinik Mata Isen Mulang Palangkaraya menunjukkan masih terdapat pasien yang mengeluhkan kurang jelasnya informasi, minimnya kesempatan bertanya, dan kurang optimalnya sikap empati tenaga kesehatan. Tujuan: Mengetahui hubungan komunikasi tenaga kesehatan dengan kepuasan pasien di Klinik Mata Isen Mulang Palangkaraya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien rawat jalan sebanyak 120 orang. Teknik sampling menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar responden menilai komunikasi tenaga kesehatan dalam kategori baik dan tingkat kepuasan pasien dalam kategori puas. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value = 0,000 (<0,05) dan koefisien korelasi r = 0,721 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan kuat dan arah positif antara komunikasi tenaga kesehatan dan kepuasan pasien. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi tenaga kesehatan dengan kepuasan pasien di Klinik Mata Isen Mulang Palangkaraya. Semakin baik komunikasi yang diberikan tenaga kesehatan, semakin tinggi tingkat kepuasan pasien.
Efektivitas Terapi Insulin Terhadap Kontrol Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di RS Sebening Kasih Pati Alifah Nurul Safitri; Ratna Ratna; Rizal Fajri; Sony Factarun
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1530

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan jumlah penderita yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi apabila kadar gula darah tidak terkontrol. Terapi insulin menjadi salah satu upaya untuk membantu menurunkan dan mengendalikan kadar gula darah pasien diabetes melitus. Tujuan: Mengetahui efektivitas terapi insulin terhadap kontrol gula darah pada pasien diabetes melitus di RS Sebening Kasih Pati. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 35 pasien diabetes melitus yang mendapatkan terapi insulin dan dipilih menggunakan total sampling. Kadar gula darah diukur sebelum dan dua jam sesudah pemberian insulin menggunakan glukometer sesuai SOP rumah sakit. Data dianalisis menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil: Rata-rata kadar gula darah menurun dari 278,17 mg/dL sebelum terapi menjadi 206,03 mg/dL sesudah terapi, dengan penurunan sebesar 72,14 mg/dL. Hasil uji statistik menunjukkan p<0,001, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan. Simpulan: Terapi insulin berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di RS Sebening Kasih Pati.
Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Stres Akademik Pada Siswa SMK Muhammadiyah Rembang Nailal Muna; Dwi Puji Susanti; Sony Factarun
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1531

Abstract

Latar Belakang: Stres pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dapat memengaruhi kesehatan mental, konsentrasi belajar, dan prestasi akademik. Salah satu upaya untuk menurunkan stres adalah melalui teknik relaksasi napas dalam.Tujuan: Mengetahui pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap tingkat stres akademik pada siswa SMK. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest melibatkan 45 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Tingkat stres diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebelum intervensi, 39 responden (86,67%) mengalami stres berat. Setelah intervensi, 40 responden (88,89%) mengalami stres ringan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara tingkat stres sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Teknik relaksasi napas dalam berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat stres akademik pada siswa SMK sehingga dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kesehatan mental siswa.  
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Desa Tugu Kabupaten Klaten Eka Septianawati; Dwi Puji Astuti; Sony Factarun
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1536

Abstract

Kualitas hidup lansia merupakan indikator penting dalam menilai kesejahteraan secara fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia di Desa Tugu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 79 lansia dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Medical Outcomes Study Social Support Survey (MOS-SSS) untuk dukungan keluarga dan WHOQOL-BREF untuk kualitas hidup, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga dan kualitas hidup pada kategori sedang masing-masing sebesar 49,4%. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia (r = 0,717; p = 0,000). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan keluarga yang diterima lansia, maka semakin baik pula kualitas hidupnya. Dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di Desa Tugu, sehingga keterlibatan keluarga dalam perawatan lansia perlu terus ditingkatkan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Pendidikan Perawat Dengan Implementasi Pemeriksaan Primary Survey Pada Pasien Gawat Darurat Di RS Bhayangkara TK III Palangka Raya Rizqan Petera; Lia Fadilah; Sony Factarun
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1537

Abstract

Latar Belakang: Primary Survey merupakan tindakan awal yang sangat penting dalam penanganan pasien gawat darurat untuk mengidentifikasi dan mengatasi kondisi yang mengancam jiwa. Implementasinya dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama tingkat pengetahuan dan pendidikan perawat. Perbedaan kompetensi tersebut dapat memengaruhi ketepatan pelaksanaan Primary Survey sesuai pendekatan ABCDE. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan pendidikan perawat dengan implementasi pemeriksaan Primary Survey pada pasien gawat darurat di RS Bhayangkara TK III Palangka Raya. Metode: Penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 86 perawat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, data pendidikan, dan lembar observasi implementasi Primary Survey. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil: Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (64,0%) dan pendidikan Profesi Ners (65,1%). Analisis simultan menunjukkan bahwa pengetahuan dan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap implementasi Primary Survey (p=0,006), dengan kontribusi sebesar 11,5% (R²=0,115). Secara parsial, pendidikan berpengaruh signifikan (p=0,006), sedangkan pengetahuan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (p=0,096). Kesimpulan: Pendidikan perawat berpengaruh signifikan terhadap implementasi Primary Survey, sedangkan pengetahuan tidak berpengaruh secara parsial. Namun, secara endidi-sama pengetahuan dan endidikan berpengaruh signifikan terhadap implementasi Primary Survey pada pasien gawat darurat di RS Bhayangkara TK III Palangka Raya.
Hubungan Lama Hari Rawat Pasien Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Di Ruang Rawat Inap Isolasi Rumah Sakit Bhayangkara TK III Palangkaraya Biddokes Polda Kalimantan Tengah Kartika Sandra Marlina; Lia Fadilah; Sony Factarun
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1538

Abstract

Latar Belakang: Lama hari rawat (Length of Stay/LOS) merupakan indikator penting dalam pelayanan kesehatan yang mencerminkan efisiensi, mutu pelayanan, serta tingkat keparahan kondisi pasien. keluarga pasien yang menjalani perawatan di ruang intensif atau isolasi memiliki tingkat kecemasan yang tinggi, dimana sebagian besar berada pada kategori sedang hingga berat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama hari rawat pasien dengan tingkat kecemasan keluarga di ruang rawat inap isolasi Rumah Sakit Bhayangkara TK III Palangkaraya Biddokes Polda Kalimantan Tengah. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif korelasi. Desain yang digunakan dalam penelitian adalah cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Total Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 32 responden. Hasil: Hasil uji statistik dengan uji Spearman rank didapatkan nilai p (0,002)<α (0,005) dimana nilai p-value lebih kecil dari nilai alpha dan Ha diterima. Kesimpulan: Ada hubungan lama hari rawat pasien dengan tingkat kecemasan keluarga di ruang rawat inap isolasi Rumah Sakit Bhayangkara TK III Palangkaraya Biddokes Polda Kalimantan Tengah.