Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kerja, kompensasi, dan pengembangan karier terhadap kinerja pegawai pada PT Yumeida Utama Industri Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 46 pegawai dan sampel 30 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian dan dianalisis dengan regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi menggunakan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung 2,597 dan signifikansi 0,015. Kompensasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung 4,805 dan signifikansi 0,000. Sementara itu, pengembangan karier menunjukkan koefisien negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai t hitung -0,804 dan signifikansi 0,428. Secara simultan, pelatihan kerja, kompensasi, dan pengembangan karier berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, yang ditunjukkan oleh nilai F hitung 132,734 dengan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,939 menunjukkan bahwa 93,9% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan 6,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya program pelatihan yang tepat sasaran dan sistem kompensasi yang adil dalam mendukung peningkatan kinerja pegawai. Implikasi praktis penelitian ini dapat menjadi dasar evaluasi kebijakan pengelolaan sumber daya manusia perusahaan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026