Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital, serta menganalisis dampaknya terhadap kreativitas guru PAI. Penelitian dilatarbelakangi oleh semakin meluasnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan, termasuk pada mata pelajaran PAI yang menekankan aspek spiritual dan pembentukan karakter, sehingga penerimaan guru terhadap teknologi tersebut menjadi faktor penting bagi keberhasilan integrasinya di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi lapangan (field research) yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap lima subjek penelitian, yaitu dua guru PAI, satu kepala sekolah, dan dua guru mata pelajaran lain, yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan pengujian keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik, penggunaan bahan referensi, serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pada umumnya memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AI dalam pembelajaran PAI, yang tercermin dari pemahaman guru mengenai fungsi AI sebagai alat bantu, sikap terbuka namun tetap kritis terhadap teknologi tersebut, serta pengakuan atas manfaatnya dalam menyusun perangkat pembelajaran dan media ajar. Meski demikian, penerapan AI masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital sebagian guru, minimnya sarana prasarana, dan kekhawatiran terhadap ketergantungan siswa pada teknologi. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan AI berdampak positif terhadap kreativitas guru PAI, khususnya dalam pengembangan variasi metode pembelajaran, inovasi media dan bahan ajar, serta kemampuan guru memodifikasi keluaran AI agar selaras dengan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, AI dapat menjadi alat bantu pembelajaran yang efektif apabila digunakan secara bijak dan tetap berada dalam pengawasan guru sebagai pendidik utama.
Copyrights © 2026