Penelitian ini dilaksanakan untuk mendeskripsikan penerapan metode peer learning dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an siswa kelas XI G MAN 1 Pasuruan. Permasalahan awal yang ditemukan adalah sebagian siswa mengalami kesulitan dalam menghafal ayat Al-Qur'an, kurang percaya diri saat menyetorkan hafalan, serta belum terbiasa melakukan murojaah bersama teman. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Model tindakan mengacu pada tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 36 siswa kelas XI G MAN 1 Pasuruan. Data dikumpulkan melalui observasi, angket pra-tindakan, wawancara singkat, catatan lapangan, dokumentasi, serta catatan setoran hafalan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peer learning membantu siswa lebih mudah mengulang hafalan, meningkatkan keberanian siswa untuk saling menyimak, dan membangun kepercayaan diri dalam menyetorkan hafalan kepada guru. Pada siklus I, siswa mulai terbantu meskipun masih bingung dengan alur kegiatan. Pada siklus II, setelah arahan diperjelas, siswa tampak lebih aktif, lebih percaya diri, tidak merasa terbebani, dan lebih banyak yang berani menyetorkan hafalan. Dengan demikian, peer learning dapat menjadi strategi alternatif dalam pembelajaran hafalan Al-Qur'an yang kolaboratif dan menyenangkan.
Copyrights © 2026