Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen sekolah di SMK Negeri 11 Medan melalui studi kasus yang difokuskan pada manajemen peserta didik serta manajemen pendidik dan tenaga kependidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur terhadap guru dan peserta didik. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi, sedangkan keabsahan temuan diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan peserta didik menghadapi permasalahan berupa rendahnya motivasi belajar, kondisi kelas yang kurang tertib, metode pembelajaran yang cenderung monoton, serta belum tersedianya jalur prestasi dalam penerimaan peserta didik baru. Pada bidang pendidik dan tenaga kependidikan, kendala utama meliputi belum optimalnya fungsi Bursa Kerja Khusus, Unit Produksi dan Jasa, serta unit hubungan industri, terbatasnya koordinasi kelembagaan, dan minimnya kemitraan aktif dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja. Kondisi tersebut menghambat penguatan kompetensi praktis peserta didik dan dukungan terhadap penempatan lulusan. Penelitian menegaskan bahwa peningkatan efektivitas manajemen sekolah memerlukan pembelajaran yang lebih aktif dan kontekstual, pemetaan kebutuhan belajar siswa, pembagian tugas kelembagaan yang jelas, pengembangan kompetensi guru, serta kemitraan industri yang dilaksanakan melalui program kerja terukur. Rekomendasi penelitian mencakup pengaktifan kembali unit-unit strategis sekolah, pengembangan pembelajaran berbasis proyek, evaluasi berkala terhadap manajemen peserta didik, dan penyusunan sistem kemitraan yang berorientasi pada kompetensi serta keterserapan lulusan.
Copyrights © 2026