Kemampuan berbicara bahasa Inggris memberikan nilai tambah bagi generasi muda, terutama pada dunia perkuliahan dan dunia kerja. Namun, rendahnya motivasi belajar dan keterbatasan kemampuan berbahasa Inggris masih menjadi hambatan utama bagi siswa sekolah menengah kejuruan. Pembelajaran berbasis permainan (game-based learning) dipandang sebagai salah satu pendekatan yang mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan minat siswa dalam belajar bahasa Inggris. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa melalui penerapan game-based learning yang dipadukan dengan sesi berbagi pengalaman dari praktisi. Kegiatan dilaksanakan di SMK Karya Guna 2 Bekasi pada 3 Agustus 2024 dengan melibatkan 72 siswa dari beberapa SMK dan SMA di Kota Bekasi sebagai mitra. Metode yang digunakan meliputi permainan bahasa, diskusi, praktik langsung, dan wawancara. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner berskala Likert yang terdiri atas lima butir serta wawancara singkat dengan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan respons positif peserta berkisar antara 80% hingga 100%, dengan penilaian tertinggi pada kejelasan penyampaian materi dan 80% peserta menyatakan minat untuk terus belajar bahasa Inggris setelah kegiatan. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris siswa sekaligus menjadi model pelatihan yang dapat direplikasi pada sekolah menengah kejuruan lain untuk meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.
Copyrights © 2026