Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi pembelajaran dan kualitas Program Pembelajaran Individual (PPI) terhadap efektivitas pembelajaran inklusif dengan hambatan operasional sebagai variabel moderasi di SD Binar Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 16 guru yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif, terdiri atas guru kelas dan Guru Pembimbing Khusus (GPK). Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh konstruk memenuhi kriteria validitas konvergen dengan nilai loading factor di atas 0,60. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediktif yang kuat, dengan nilai R² sebesar 0,680 pada variabel Hambatan Operasional dan 0,990 pada variabel Efektivitas Pembelajaran Inklusif. Hambatan Operasional terbukti menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi efektivitas pembelajaran inklusif serta berperan sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara Strategi Pembelajaran, Kualitas PPI, dan Efektivitas Pembelajaran Inklusif. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran dan perencanaan individual, tetapi juga oleh kemampuan sekolah dalam mengelola berbagai hambatan operasional secara efektif.
Copyrights © 2026