Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap dan norma subjektif terhadap niat adopsi refill station pada konsumen muda di wilayah Jabodetabek dengan menggunakan kerangka Theory of Reasoned Action. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode asosiatif terhadap 90 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan estimasi Robust Standard Errors untuk memastikan validitas hasil di tengah tantangan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dan norma subjektif secara bersama-sama memberikan kontribusi signifikan dalam menjelaskan variasi niat adopsi konsumen muda. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan konsumen untuk beralih ke pola belanja isi ulang tidak hanya didorong oleh evaluasi pribadi mengenai manfaat lingkungan, tetapi juga oleh tekanan dan dukungan dari lingkungan sosial mereka. Sebagai simpulan, strategi pemasaran yang efektif untuk mendorong konsumsi berkelanjutan harus mampu mengintegrasikan pendekatan edukasi manfaat individu dengan penguatan pengaruh sosial agar adopsi refill station dapat menjadi norma gaya hidup baru yang diterima luas oleh generasi muda di pusat perbelanjaan modern.
Copyrights © 2026