Pertumbuhan sektor pariwisata dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Banyuwangi menuntut adanya jaminan kehalalan produk dan layanan guna memenuhi kebutuhan wisatawan muslim serta meningkatkan daya saing daerah. Penelitian ini bertujuan merumuskan kebijakan sertifikasi halal Produk Unggulan Pariwisata Banyuwangi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, dan studi dokumentasi terhadap jumlah kunjungan wisatawan, pengelola destinasi wisata, kebijakan halal pada pemerintah daerah. Analisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, legalitas usaha, standarisasi proses produksi, serta citra Banyuwangi sebagai destinasi ramah muslim. Program ini juga mendorong peningkatan kualitas manajemen usaha dan akses pasar yang lebih luas. Namun, tantangan masih dihadapi berupa rendahnya literasi halal, keterbatasan biaya sertifikasi, dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan dan sinergi kebijakan untuk mewujudkan sistem sertifikasi halal yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026