Pembentukan nilai agama dan moral pada peserta didik menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan meningkatnya persoalan karakter dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut menuntut strategi pembelajaran yang tidak hanya menyampaikan nilai secara kognitif, tetapi juga mampu menyentuh aspek afektif dan perilaku. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pembelajaran nilai agama dan moral melalui metode bercerita, meliputi perencanaan, pelaksanaan, penguatan, serta implikasinya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan. Data diperoleh dari buku ilmiah, artikel jurnal nasional dan internasional, serta literatur relevan mengenai pendidikan karakter, perkembangan moral, dan metode bercerita. Data dianalisis melalui identifikasi, klasifikasi, analisis isi, sintesis tematik, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode bercerita memiliki potensi pedagogis dalam menginternalisasikan nilai agama dan moral melalui pengintegrasian aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Strategi yang efektif mencakup pemilihan cerita sesuai perkembangan peserta didik, penggunaan media yang menarik, penyampaian interaktif, diskusi reflektif, keteladanan, dan penguatan perilaku positif. Metode bercerita juga berpotensi mengembangkan empati, penalaran moral, tanggung jawab, serta kepedulian sosial peserta didik.
Copyrights © 2026