AbstrakPuisi religius merupakan salah satu bentuk ekspresi sastra yang merepresentasikan pengalaman spiritual, nilai-nilai keagamaan, dan refleksi kemanusiaan melalui bahasa yang estetis. Salah satu penyair Indonesia yang secara konsisten menghadirkan dimensi religius dalam karya-karyanya adalah Abdul Hadi W.M., terutama melalui puisi Tuhan, Kita Begitu Dekat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konstruksi nilai religius yang terkandung dalam puisi tersebut melalui pendekatan hermeneutika. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan hermeneutika Hans-Georg Gadamer. Data penelitian berupa kata, frasa, larik, dan simbol yang mengandung makna religius dalam puisi Tuhan, Kita Begitu Dekat. Data dikumpulkan melalui teknik studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan tahapan interpretasi hermeneutik yang meliputi pemahaman teks, dialog antara teks dan konteks, serta penafsiran makna secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi ini mengonstruksi lima dimensi utama nilai religius, yaitu nilai tauhid, nilai spiritualitas, nilai moral, nilai kemanusiaan, dan nilai cinta Ilahi yang direpresentasikan melalui simbol-simbol sufistik, metafora, serta diksi yang reflektif. Konstruksi religius tersebut memperlihatkan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa puisi Tuhan, Kita Begitu Dekat merupakan representasi sastra sufistik yang mengintegrasikan estetika bahasa dengan pesan-pesan religius sehingga relevan sebagai media pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual dalam pembelajaran sastra Indonesia. Kata kunci: konstruksi nilai religius, hermeneutika, Abdul Hadi W.M., puisi religius, sastra sufistik.
Copyrights © 2026