Kualitas air dan sedimen di segmen hilir Sub DAS Konto Hilir dinilai menggunakan pendekatan ekohidrolik, disertai pemodelan kualitas air melalui QUAL2Kw. Penilaian dilakukan pada enam titik sampling (TS 1–TS 6) menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan kualitas air dinilai melalui Indeks Pencemaran (IP), kondisi biologis melalui Family Biotic Index (FBI), serta sedimen dianalisis berdasarkan parameter fisik dan kimia; sebaran spasialnya dipetakan menggunakan Inverse Distance Weighted (IDW). Hasil menunjukkan nilai IP tertinggi sebesar 7,58 pada TS 3 saat musim kemarau dan nilai FBI berkisar 6,26–7,27. Integrasi kualitas air, sedimen, hidrolika, vegetasi riparian, dan makrozoobentos mengidentifikasi TS 3 sebagai lokasi dengan tekanan lingkungan tertinggi. Pemodelan QUAL2Kw menunjukkan kesesuaian baik terhadap data observasi, dengan MAPE debit sebesar 11,35% (kemarau) dan 8,48% (hujan). Mitigasi direkomendasikan melalui Horizontal Subsurface Flow Constructed Wetland (HSSF-CW) di Desa Dungus dan Geosynthetic Wrapped Face Vegetation (GWFV) yang dikombinasikan dengan riparian vegetation zone di Desa Wangkalkepuh.
Copyrights © 2026