Cakupan pemberian ASI eksklusif di Kota Padang meningkat menjadi 75,3% pada tahun 2023, tetapi masih di bawah target nasional 80% yang ditetapkan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan kemampuan tentang menyusui sebelum dan sesudah diberikan konseling melalui media lembar balik pada ibu menyusui dengan bayi usia 0–6 bulan. Jenis penelitian ini adalah kuantitaif dengan desain quasi eksperimental one group pretest-posttest. Populasi adalah ibu yang melahirkan rata-rata perbulannya 29 oarang jadi sampel penelitian 15 responden dengan teknik Purposive Sampling. Tempat penelitian di TPMB Umil Fahmi, S.Keb. Waktu penelitian 31 Mei sampai 14 Juni 2025. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan lembar observasi LATCH untuk kemampuan menyusui, data diolah dengan proses editing, coding, tabulating, entri, cleaning dan dianalisis dengan uji T dependen dan uji Wilcoxon menggunakan program komputerisasi dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari sebelum 11,67 menjadi 13,4 setelah konseling, serta skor rata-rata kemampuan dari sebelum 6,07 menjadi 7,4 setelah konseling. Uji T dependen menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan baik pada pengetahuan (p = 0,001) dan uji wilcoxon kemampuan (p = 0,001) sebelum dan sesudah diberikan konseling menggunakan media lembar balik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah konseling menyusui melalui media lembar balik efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan menyusui pada ibu menyusui dengan bayi usia 0–6 bulan. Saran bagi bidan adalah diharapkan perannya dalam menciptakan kesehatan ibu dan anak. Dengan melakukan penyuluhan dan konseling kesehatan terhadap ibu menyusui terkait pentingnya menyusui.Kata Kunci: Konseling, Lembar Balik, Menyusui, Pengetahuan, Kemampuan
Copyrights © 2026