Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbedaan Pengetahuan Calon Pengantin Sebelum Dan Sesudah Diberikan Edukasi Tentang Imunisasi Tetanus Toxoid Indah Permata Sari; Nila Eza Fitria; Putri Nelly Syofiah
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7652

Abstract

Cakupan Imunisasi TT yang rendah karena kurangnya pengetahuan berkontribusi pada rendahnya angka cakupan imunisasi TT di kalangan wanita usia subur dan calon pengantin. Pada tahun 2023 jumlah calon pengantin wanita terbanyak terdapat di KUA Kuranji yaitu sebanyak 15.620 dimana cakupan TT1(0%), TT2 (3%), TT3 (1.3%), TT4 (0%), dan TT5 (0%). Jauh dari target yang ditetapkan sebanyak 80%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan pengetahuan calon pengantin sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media leaflet tentang imunisasi tetanus toxoid di KUA Kuranji Kota Padang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-postest design. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 13 Juni 2025. Teknik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling, jumlah sampel sebanyak 20 calon pengantin di KUA Kuranji Kota Padang dengan menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan nilai rerata pengetahuan sebelum diberikan edukasi menggunakan media leaflet tentang imunisasi tetanus toxoid sebesar 13,60, nilai rerata pengetahuan sesudah 16,20 dan terdapat perbedaan pengetahuan calon pengantin sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media leaflet (p=0,003). Kesimpulan terbukti bahwa terdapat perbedaan pengetahuan calon pengantin sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media leaflet tentang imunisasi tetanus toxoid di KUA Kuranji Kota Padang Tahun 2025. Disarankan bagi KUA dapat menggunakan media leaflet dalam memberikan  informasi kepada calon pengantin tentang pentingnya imunisasi tetanus toxoid dalam sesi bimbingan pra-nikah). Penjelasan mencakup manfaat imunisasi tetanus toxoid untuk mencegah tetanus maternal dan neonatal, jadwal imunisasi tetanus toxoid yang direkomendasikan bagi wanita usia subur dan pentingnya perlindungan sejak sebelum kehamilan.Kata Kunci: Edukasi Media Leaflet, Imunisasi Tetanus Toxoid, Calon Pengantin 
Pengaruh prenatal yoga terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III Delvi Hamdayani; Nila Eza Fitria
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 5 (2025): June Edition 2025
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i5.900

Abstract

  Background: Back pain during pregnancy is a problem that often occurs during third trimester pregnancy with varying incidences of 50% in the UK, Australia reaches 70% while in Indonesia as many as 60-80% of 180 pregnant women who have been studied who experience spinal pain. From the data obtained 65% of third trimester pregnant women experience low back pain. Prenatal yoga because this sport is a combination of pregnant gymnastics and relaxation movements that can stretch muscles and maintain the flexibility of the spine and joints so that pregnant women become relaxed and facilitate the mother's adaptation to changes in her body during pregnancy Purpose: To determine the Effect of Prenatal Yoga on Back Pain in Trimester III Pregnant Women in the Ambacang Padang Health Center Working Area. Method: Quasi-Experiment research with pre-experimental design with One-Group Pre-Posttest design approach. The sample in this study were third trimester pregnant women. Purposive sampling technique will be used to determine the sample. This research will be conducted within eight months. Results: The results showed that before prenatal yoga was done almost half of pregnant women experienced back pain on a scale of 4-6 (moderate pain) as many as 25 respondents (62.5%) While the results of the study after prenatal yoga were 5.08 with a standard deviation of 1.256 and showed that the average back pain score before prenatal yoga intervention and after prenatal yoga intervention was 9.69 and 5.08. Conclusion: Based on statistical tests using the Paired Sample T-Test test, the p value is 0.000 (p <0.005), meaning that Ho is rejected, so there is a difference in pain scores before and after prenatal yoga in third trimester pregnant women.
Perbedaan Pengetahuan Dan Kemampuan Tentang Menyusui Sebelum Dan Sesudah Diberikan Konseling Melalui Media Lembar Balik Pada Ibu Menyusui Dengan Bayi Usia 0-6 Bulan Rani Sanita; Nila Eza Fitria
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 APRIL 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7963

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Kota Padang meningkat menjadi 75,3% pada tahun 2023, tetapi masih di bawah target nasional 80% yang ditetapkan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan kemampuan tentang menyusui sebelum dan sesudah diberikan konseling melalui media lembar balik pada ibu menyusui dengan bayi usia 0–6 bulan. Jenis penelitian ini adalah kuantitaif dengan desain quasi eksperimental one group pretest-posttest. Populasi adalah ibu yang melahirkan rata-rata perbulannya 29 oarang jadi sampel penelitian 15 responden dengan teknik Purposive Sampling. Tempat penelitian di TPMB Umil Fahmi, S.Keb. Waktu penelitian 31 Mei sampai 14 Juni 2025. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan lembar observasi LATCH untuk kemampuan menyusui, data diolah dengan proses editing, coding, tabulating, entri, cleaning dan dianalisis dengan uji T dependen dan uji Wilcoxon menggunakan program komputerisasi dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari sebelum 11,67 menjadi 13,4 setelah konseling, serta skor rata-rata kemampuan dari sebelum 6,07 menjadi 7,4 setelah konseling. Uji T dependen menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan baik pada pengetahuan (p = 0,001) dan uji wilcoxon kemampuan (p = 0,001) sebelum dan sesudah diberikan konseling menggunakan media lembar balik.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah konseling menyusui melalui media lembar balik efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan menyusui pada ibu menyusui dengan bayi usia 0–6 bulan. Saran bagi bidan adalah diharapkan perannya dalam menciptakan kesehatan ibu dan anak. Dengan melakukan penyuluhan dan konseling kesehatan terhadap ibu menyusui terkait pentingnya menyusui.Kata Kunci: Konseling, Lembar Balik, Menyusui, Pengetahuan, Kemampuan