Perkembangan influencer marketing di TikTok meningkatkan aktivitas endorsement produk skincare, namun masih ditemukan berbagai pelanggaran etika seperti tidak mencantumkan disclosure, penyampaian klaim berlebihan, dan penyebaran informasi yang kurang akurat. Penelitian ini bertujuan merancang guidelines etika influencer TikTok pada konten endorsement brand skincare sebagai media edukasi bagi nano influencer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan model Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nano influencer membutuhkan pedoman yang membantu memahami etika endorsement, penerapan disclosure, penyampaian klaim produk yang bertanggung jawab, serta kepatuhan terhadap kebijakan platform. Berdasarkan kebutuhan tersebut, dikembangkan sebuah guidelines dalam bentuk buku panduan digital yang memuat materi mengenai etika influencer, etika komunikasi digital, hak cipta, disclosure iklan, dan checklist sebelum mengunggah konten. Hasil pengujian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan layak digunakan sebagai media edukasi karena memiliki penyajian informasi yang sistematis, mudah dipahami, dan sesuai dengan karakteristik target pengguna sehingga diharapkan dapat membantu meminimalisasi risiko pelanggaran konten endorsement di TikTok.
Copyrights © 2026