Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaplikasian Literasi Wirausaha Digital Yang Mendorong Tumbuhnya Motivasi Pengembangan Usaha Santanamekar Kabupaten Tasikmalaya Adi Prehanto; Btari Mariska Purwaamijaya; Oding Herdiana; Muhammad Dzikri Ar Ridlo; Adam Hermawan; Alifia Fatimatun Nazya
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v5i1.525

Abstract

The industrial revolution 4.0 has brought many developments, the era of automation has been implemented in several sectors to make activities more effective and artificial intelligence is the driving force in this era, which promises many conveniences in various fields. Based on the results of research entitled "Perceptions and Prospective Analysis of Artificial Intelligence and its impact on Human Resources in the Indonesian Industry 4.0," Human Resources in Industry is a crucial variable in changes in Indonesia's movement to prepare for industry 4.0. Industry 4.0 can be interpreted as an industrial era in which all entities or devices within it are made able to communicate with each other in real time at any time by utilizing internet technology, in order to achieve the goal of creating new value or optimizing existing value from every process in the industry. . The results of the pre-test and post-test on 8 respondents showed an increase after the pre-test of 87.5%, which was dominated by housewives in the digital entrepreneurship strategy workshop. Based on the results of 2 studies, it was found that there is a need for training that can apply digital technology to help them professionally by adapting to the demands of industry 4.0 and the role of university teaching staff to engage with the community in empowerment who have experience not only as academics, but also as practitioners who have pedagogical, professional and social competency abilities so that they attract more interest.
Pengabdian Masyarakat Internasional: Membangun Koneksi Global, Volunteer Pariwisata, Pendidikan dan Kesehatan Internasional Btari Mariska Puwaamijaya; Syti Sarah Maesaroh; Adi Prehanto; Muhammad Dzikri Ar Ridlo; Ni Wayan Mega Sari Apri Yani; Ni Made Ayu Natih Widhiarini; I Wayan Putra Aditya
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v5i1.540

Abstract

This service aims to advance the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) number 4 (Quality Education) and 10 (Reducing Equality) with a focus on developing the competence of foreign volunteers and improving the management of the Widya Guna Disability Foundation. Collaboration between the UPI Tasikmalaya Digital Business Program, the Bali Institute of Tourism and International Business, and PT Medika Nusantara (Medi-Call) is the main vehicle for this activity. The main theme of the service is "Building Global Connections: International Volunteer Tourism, Education, and Health," which involves information sessions, focus group discussions (FGD), as well as the active participation of foreign volunteers from various countries. It is hoped that the results of this service can contribute to increasing access to education for individuals with disabilities (SDGs number 4) as well as encouraging social and economic inclusion (SDGs number 10) through strengthening the management of the Widya Guna Disability Foundation. This kind of collaboration strengthens the spirit for sustainable positive change at the global level and inspires closer cooperation in the future. Keywords: Service, SDGs, Foreign Volunteers, Disability Foundation, Management, Education, Equality, Social Inclusion.
Metaverse vs Classroom: A Quasi-Experimental Study on Learning Digital Business and Creative Skills Hanif Ksatria Faza; Btari Mariska Purwaamijaya; Muhammad Dzikri Ar Ridlo
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 14 No. 02 (2025)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v14i02.22331

Abstract

To address the need for practical skills in the creator economy era, this study evaluates the comparative effectiveness of Metaverse Based Learning, Online Learning, and Blended Learning models on students' cognitive competence. This study fills a crucial research gap by providing a quasi-experimental comparison within a developing country context, where technical constraints are a critical variable. Employing a mixed-methods approach anchored in a quasi-experimental pretest-posttest non-equivalent control group design (N = 90), data were collected using a validated cognitive competency test (α = 0.796) administered as a pre/post-test, supplemented by participant observation and semi-structured interviews. Quantitative data were analyzed using N-Gain and ANCOVA, while qualitative data were analyzed thematically. The results revealed a paradox: quantitatively, there was no statistically significant difference (p = .376) among the groups, with all models proving equally effective (N-Gain "High" category). However, qualitative findings consistently revealed that Metaverse Based Lerning was fundamentally superior in fostering interaction, active participation, and spontaneous creativity not observed in the other groups. The implication is that while all three models are equivalent for standard knowledge acquisition, Metaverse Based Learning offers a far superior potential for developing active and creative learners, a potential that was likely suppressed by technical constraints and not captured by the standard cognitive test.Keywords: Metaverse Based Learning; Quasi-Experimental Design; Second Life; Blended Learning; Online Learning.
Evaluasi dan Perbaikan UI/UX Menggunakan UEQ dan Lean UX pada Aplikasi Livin’ by Mandiri Adam Pratama Yudya Putra; Syti Sarah Maesaroh; Muhammad Dzikri Ar Ridlo
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memperbaiki antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) pada aplikasi Livin’ by Mandiri menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ) dan pendekatan Lean UX. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya rating aplikasi Livin’ by Mandiri dibandingkan kompetitor, serta keluhan pengguna terkait navigasi yang membingungkan, tampilan yang terlalu padat, dan ketidakefisienan fitur utama seperti top-up e-wallet dan pembelian tiket KAI. Metode penelitian melibatkan survei UEQ terhadap 40 responden dan wawancara mendalam dengan 5 pengguna aktif untuk mengidentifikasi masalah utama. Hasil evaluasi awal menunjukkan skor UEQ di bawah rata-rata, khususnya pada aspek kejelasan (perspicuity) dan ketepatan (dependability). Selanjutnya, pendekatan Lean UX diterapkan melalui empat tahap: deklarasi asumsi, pembuatan MVP, eksperimen, serta analisis umpan balik. Prototipe hasil perbaikan diuji menggunakan usability testing dan UEQ, menunjukkan peningkatan signifikan pada semua aspek, dengan skor akhir mencapai kategori "good" hingga "excellent". Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbaikan UI/UX berbasis Lean UX dan UEQ efektif meningkatkan pengalaman pengguna. Implikasi penelitian ini dapat menjadi referensi bagi Bank Mandiri dalam mengoptimalkan aplikasi Livin’ by Mandiri, serta menjadi acuan bagi pengembang aplikasi perbankan digital lainnya.
Pengaruh Influencer Marketing Terhadap Purchase Intention Sepatu Adidas Samba di Indonesia Muhammad Mufti Abdullah; Btari Mariska Purwaamijaya; Muhammad Dzikri Ar Ridlo
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15144

Abstract

Perkembangan industri fashion di Indonesia, khususnya pada produk sepatu, menunjukkan tren peningkatan signifikan seiring dengan meningkatnya minat konsumen terhadap gaya hidup dan tren global. Salah satu produk yang menonjol adalah sepatu Adidas Samba, yang mengalami lonjakan popularitas berkat tren retro dan streetwear di kalangan anak muda. Dalam konteks ini, strategi influencer marketing menjadi salah satu pendekatan yang banyak digunakan untuk memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing terhadap purchase intention konsumen terhadap sepatu Adidas Samba di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan menyebarkan kuesioner kepada 97 responden menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dan pengujian statistik dengan bantuan SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention, dibuktikan dengan nilai t-hitung sebesar 11.642 > t-tabel 1.985 dan nilai signifikansi 0.000 < 0.05. Nilai R² sebesar 0.588 mengindikasikan bahwa 58,8% variabel purchase intention dapat dijelaskan oleh influencer marketing, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran melalui influencer terbukti efektif dalam membangun niat beli konsumen. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa perusahaan disarankan untuk mengoptimalkan kolaborasi dengan influencer dalam merancang kampanye pemasaran digital. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi faktor eksternal lain yang berkemungkinan memengaruhi purchase intention. Kata Kunci: Influencer marketing , Purchase Intention, Adidas Samba
Perancangan Affiliate Guidelines Berbasis Design Thinking guna Meminimalisasi Misleading Claim pada Konten Pemasaran Suplemen Kesehatan Risa Ardila Salamah; Btari Mariska Purwaamijaya; Muhammad Dzikri Ar Ridlo
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 9 No. 3 (2026): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v9i3.1529

Abstract

The rapid growth of TikTok affiliate marketing has increased the promotion of health supplement products through short-form digital content. However, many affiliates still lack sufficient understanding of health claim regulations, leading to misleading promotional statements that may harm consumer trust and violate regulatory standards. This study aims to develop affiliate guidelines that help affiliates create promotional content that is both engaging and compliant with health supplement advertising regulations. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the design thinking model, which includes the stages of empathize, define, ideate, prototype, and test. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and documentation involving three affiliates and two merchant representatives of ERHA Herbal. The study resulted in an affiliate guideline in the form of an e-book containing claim limitations, safe promotional language, content checklists, and practical content examples. Product validation showed highly valid results, with scores of 92.5% from design experts and 85.71% from material experts. The findings indicate that the developed guideline can assist affiliates in producing more responsible, accurate, and regulation-compliant marketing content on TikTok.
AI-Driven customer engagement in Tokopedia: Satisfaction mediation on chatbot and recommendation system based on UTAUT Kezia Dantya Christina; Syti Sarah Maesaroh; Muhammad Dzikri Ar Ridlo
Journal of Business and Information Systems (e-ISSN: 2685-2543) Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Business and Information Systems
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Business, Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbis.v7i2.326

Abstract

Artificial intelligence (AI) technologies, including chatbots and recommendation engines, are reshaping customer interaction in digital marketplaces, yet their ability to directly enhance engagement remains uncertain. This research examines the impact of Tokopedia’s AI-driven features, including the TANYA chatbot and automated product recommendations, on customer engagement, with satisfaction serving as an intermediary construct. Employing a quantitative explanatory design, data from 204 Tokopedia users in Jabodetabek were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The results reveal that chatbot interaction and recommendation systems do not directly strengthen engagement, but both significantly improve satisfaction, which in turn enhances engagement. Satisfaction also mediates the effects of the chatbot and recommendation system on engagement. The findings confirm that AI influences engagement indirectly through user satisfaction, extending the UTAUT model by emphasizing satisfaction as a crucial psychological link in AI-driven e-commerce behavior
Pelatihan Smartphone Videografi untuk Meningkatkan Keterampilan Wirausaha Siswa SMA di Tasikmalaya Muhammad Rizki Nugraha; Muhammad Dzikri Ar Ridlo; Nugraha Adhi Pratama; Adi Prehanto; Rangga Gelar Guntara; Adam Hermawan; Syti Sarah Maesaroh; Asep Nuryadin; Btari Mariska Purwaamijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital, video marketing telah menjadi alat penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan daya saing bisnis. Namun, siswa SMA di Tasikmalaya yang memiliki minat dalam kewirausahaan masih menghadapi keterbatasan keterampilan teknis dan pemahaman strategi pemasaran digital berbasis video. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membekali siswa dengan kemampuan videografi berbasis smartphone sebagai sarana promosi usaha yang kreatif dan efektif. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan interaktif, praktik langsung pembuatan video promosi, serta pendampingan dalam proses editing dan publikasi konten. Melalui pendekatan berbasis praktik, peserta belajar memproduksi video dengan memanfaatkan fitur smartphone dan memahami prinsip dasar digital marketing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan teknis, kreativitas, serta kemampuan siswa dalam memanfaatkan media sosial sebagai alat branding dan promosi usaha. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kompetensi digital di sekolah serta mendukung kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan kewirausahaan di era industri kreatif.
Evaluasi Usability Website Kaderisasi Salman ITB Berbasis AI-Generated Design Menggunakan Task-Based Usability Testing Wafi Ulya Az Zahra; Btari Mariska Purwaamijaya; Muhammad Dzikri Ar Ridlo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9275

Abstract

Penggunaan AI-generated design dalam pengembangan antarmuka website dapat membantu mempercepat proses desain, tetapi hasil antarmuka yang dihasilkan tetap perlu dievaluasi berdasarkan pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi usability website Kaderisasi Salman ITB yang dikembangkan dengan pendekatan AI-generated design, serta mengidentifikasi hambatan interaksi dan indikasi cognitive friction yang dialami pengguna baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-evaluatif melalui task-based usability testing terhadap delapan partisipan first-time user. Data dikumpulkan melalui observasi, screen recording, pengukuran Task Success Rate (TSR), Time on Task (ToT), Error Rate, kuesioner System Usability Scale (SUS), dan wawancara post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tugas pendaftaran akun memiliki performa terbaik dengan TSR sebesar 87,5%, rata-rata waktu penyelesaian 73,38 detik, dan jumlah error terendah. Sebaliknya, hambatan lebih banyak ditemukan pada tugas pencarian informasi umum dan pencarian serta pendaftaran kegiatan. Skor rata-rata SUS sebesar 62,8 menunjukkan bahwa website berada pada kategori OK, sehingga masih dapat digunakan tetapi belum optimal. Temuan utama meliputi inkonsistensi status pendaftaran kegiatan, kurangnya informasi identitas organisasi, deskripsi kegiatan yang generik, ketidakjelasan fitur Leaderboard, serta kurangnya bantuan dan dokumentasi visual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa website Kaderisasi Salman ITB masih dapat digunakan secara fungsional, tetapi belum sepenuhnya mendukung kejelasan kognitif pengguna baru. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan pada konsistensi informasi, struktur konten, penjelasan fitur, dan kurasi antarmuka berbasis AI.