Implementasi Kurikulum Merdeka di era Revolusi Industri 4.0 menuntut reformasi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi kognitif dan keahlian teknis (IPTEK), melainkan juga pada penguatan aspek moral melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Program studi Pendidikan Teknologi Informasi memiliki posisi strategis untuk menyelaraskan keahlian teknologi dengan penanaman karakter kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi, mengidentifikasi hambatan, dan menyusun solusi optimalisasi integrasi enam dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam lingkup Pendidikan Teknologi Informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan literature review dengan teknik analisis deskriptif-analitis dan sintesis tematik terhadap artikel ilmiah serta dokumen kurikulum yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa integrasi dapat dioptimalkan secara holistik melalui model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning), pembelajaran berdiferensiasi, serta pemanfaatan media digital interaktif canggih seperti E-Modul berbasis Augmented Reality (AR). Kendala utama di lapangan mencakup miskonsepsi pendidik yang berorientasi pragmatis pada produk akhir fisik daripada proses habituasi karakter. Rekomendasi solusi melibatkan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM), pembentukan tim kerja terstruktur, dan penyusunan instrumen asesmen autentik. Sinergitas ini menjadi fondasi esensial untuk mencetak talenta pendidik digital yang berkarakter kokoh dan berintegritas moral tinggi di era siber.
Copyrights © 2026