Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, lingkungan kerja, dan pengembangan karir terhadap turnover intention karyawan Rumah Sakit Hamori Kabupaten Subang. Tingginya turnover intention pada sektor pelayanan kesehatan menjadi perhatian penting karena dapat memengaruhi stabilitas tenaga kerja dan kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 karyawan tetap nonmedis Rumah Sakit Hamori Kabupaten Subang dengan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi, lingkungan kerja, dan pengembangan karir berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Lingkungan kerja menjadi variabel yang paling dominan dalam menurunkan turnover intention karyawan, diikuti oleh kompensasi dan pengembangan karir. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif, didukung oleh pemberian kompensasi yang sesuai serta peluang pengembangan karir yang jelas, dapat meningkatkan loyalitas karyawan dan menurunkan keinginan untuk meninggalkan organisasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen rumah sakit dalam menyusun strategi pengelolaan sumber daya manusia guna meningkatkan retensi karyawan.
Copyrights © 2026