Tradisi sholawat Jawi Emprak merupakan tradisi membaca dan melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, dengan disertai kesenian musik dan tarian jawa sebagai pengiring sholawat tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan bentuk varian bahasa dalam teks tradisi Sholawat Jawi Emprak; (2) dan menjelaskan fungsi pemakaian varian bahasa dalam tradisi Sholawat Jawi Emprak. Jenis penelitian ini adalah deskripstif kualitatif. Sumber data primer berupa teks Sholawat Jawi Emrak beserta konteks sosial budaya masyarakat, sedangkan sumber data sekunder diperoleh melalui wawancara, serta literatur terkait sholawat jawi emprak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi mendalam dengan simak, catat, dan wawancara. Dalam teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang mengarah pada pemetaan dan fungsi varian bahasa. Validitas temuan melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode untuk memastikan kevalidan data. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemetaan varian bahasa memperlihatkan tiga bentuk utama, yaitu a) varian kata Bahasa Arab; b) varian kata Bahasa Jawa; c) varian lirik Bahasa Jawa; serta d) varian lirik bahasa hybird Arab-Jawa; dan (2) Fungsi varian bahasa menegaskan tiga metafungsi dalam lfs halliday, yaitu ideasional, interpersonal, dan tekstual dengan perincian: a) fungsi varian bahasa Arab: fungsi ibadah, fungsi legitimasi teologis, dan fungsi stratifikasi sosial; b) fungsi varian bahasa Jawa: fungsi kedekatan kultural, fungsi penghormatan, fungsi estetis, rasa dan dimensi mistik; c) fungsi varian lirik bahasa hybird Arab-Jawa: jembatan religius-kultural, strategi negoisasi bahasa, dan penanda lokalitas.
Copyrights © 2026