Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan kegiatan kokurikuler dlam membentuk karakter cinta tanah air mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi di MIN 1 Tuban serta mengidentifikasi tantangan yang muncul pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas empat guru kelas dan peserta didik kelas 1, 2, 4, dan 5. Penelitian ini melibatkan 120 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kokurikuler berperan sebagai ruang praktik nilai kebangsaan melalui empat program utama yaitu Jelajah Kebinekaan, Festival Budaya Nusantara, Aksi Lingkungan Sekolah, dan Market Day Produk Lokal. Keempat program tersebut dapat membentuk sikap toleransi, bangga terhadap budaya bangsa, kepedulian terhadap lingkungan, gotong royong, kemandirian, dan apresiasi terhadap produk lokal. Tantangan utama yang ditemukan meliputi pemahaman guru yang belum merata tentang desain kokurikuler, keterbatasan sumber daya, dukungan orang tua yang belum optimal, keterbatasan waktu, dan belum tersusunnya instrumen evaluasi karakter secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026