cover
Contact Name
Vivi Puspita
Contact Email
ojs.pdk@adzkia.ac.id
Phone
+6281374606030
Journal Mail Official
ojs.pdk@adzkia.ac.id
Editorial Address
JL Taratak Paneh 7, Korong Gadang, Kuranji
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Riset Pendidikan dan Karakter
Published by Universitas Adzkia
ISSN : -     EISSN : 28094158     DOI : https://doi.org/10.59701/pdk.v5i2
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter merupakan jurnal yang bergerak di bidang penelitian bidang pendidikan dasar yang mengakomodir pengintegrasian nilai-nilai karakter dalam setiap aktivitas publikasi. Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan karakter merupakan publikasi ilmiah yang bertujuan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian Dosen dan Mahasiswa di bidang Pendidikan Guru Sekolah Dasar, serta tenaga pendidik di lingkup Sekolah Dasar/MI dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Ruang Lingkup Riset meliputi bidang: Matematika SD, Pembelajaran IPA di SD, PKn SD, Pembelajaran IPS di SD, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), serta berbagai Inovasi Pembelajaran yang disarankan tetap mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam setiap publikasi.
Articles 106 Documents
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MEDIA CMAPTOOLS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF Desy Eka Muliani; Zaturrahmi; Yeni Nurpatri
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan peningkatan kemampuan kognitif antara kelompok siswa yang mendapatkan pembelajaran berbasis masalah dengan media cmaptools, dan kelompok siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain Randomized Control Group Pretest-Posttest dan metode deskriptif. Instrumen yang digunakan meliputi: tes kemampuan kognitif. Peningkatan kemampuan kognitif ditentukan melalui rata-rata N-gain. Hasil perhitungan rata-rata N-gain diperoleh bahwa rata-rata kelompok N-gain siswa yang mendapatkan pembelajaran berbasis masalah dengan cmaptools adalah 0,63 (kategori sedang), sedangkan rata-rata kelompok N-gain siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional adalah 0,49 (kategori sedang). Hasil uji statistik (uji-t) menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah dengan cmaptools dapat lebih meningkatkan kemampuan kognitif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI BERMAIN KARTU ANGKA DI TK IT ADZKIA III KURANJI KOTA PADANG Evi Desmariani; Dini Maielfi; Jendriadi; Meza Melinda
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kognitif anak di TK IT Adzkia III Kuranji Kota Padang. Berdasarkan pengamatan perkembangan kognitif kurang maksimal, mengalami hambatan dan belum berkembang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kognitif anak dalam menunjukkan lambang bilangan 1-20 dan menghubungkan lambang bilangan dengan benda-benda sampai 20 melalui kegiatan bermain kartu angka pada perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Jenis penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek seluruh anak kelas B Masjidil Aqsa di TK IT Adzkia III Kuranji Kota Padang tahun ajaran 2016/2017. Hasil penelitian dari setiap siklus yang dilaksanakan terlihat diantaranya kegiatan bermain kartu angka dalam menunjukkan lambang bilangan 1-20 pada pra tindakan 20% lanjut ke siklus I dengan hasil 46%, pada siklus II dengan hasil 86%. Sedangkan kemampuan dalam menghubungkan lambang bilangan dengan benda-benda sampai 20 pada pra tindakan 13% lanjut ke siklus I dengan hasil 53% pada siklus II dengan hasil 80%. Maka pada penelitian ini dapat disimpulkan kegiatan bermain kartu angka dapat meningkatkan kognitif anak
MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DAN HASIL BELAJAR IPA PADA TEMATIK TERPADU Putri Latifah; Hendrizal
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by student learning outcomes that are still low with problems namely: in learning students are less able to find themselves and solve the problems provided, lack of cooperation and student responsibility because students are still unable to provide answers to the questions given by the teacher, and students are less active in discussions with friends. This study aims to determine the effect of the Contextual Teaching And Learning (CTL) model on Natural Science Learning Outcomes in Integrated Thematic Learning in Class V SDN 32 Tanjung Bonai Tanah Datar District. This type of research is Quasi Experimental Design, with a Posttest Only Control Design research design. The population of this study was all students of class V of SDN 32 Tanjung Bonai in the academic year 2019/2020 with a sample of VA and VB class students of 39 students. Collecting data in this study is to use a test of learning outcomes in the form of objective questions totaling 17 items, the data obtained were analyzed using the t test. Based on data analysis, the results of hypothesis testing with the t-test were obtained and showed tcount = 7.820 and ttable = 1.687 with dk = 39 (n1 + n2 - 2 = 21 + 18-2 = 37) and a 5% significance level. Based on testing tcount> ttable (7,820> 1,687). So it can be concluded "There is a significant influence with the use of the Contextual Teaching And Learning (CTL) model of science learning outcomes in integrated thematic learning in class V SDN 32 Tanjung Bonai in the 2019/2020 school year".
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PLANTET QUESTION PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS IV SDN 02 PASAR BUKIT TAPAN Lusi Permitasari
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dibelatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu.Dari hasil observasi yang telah peneliti lakukan diperoleh informasi bahwa pendidik kurang melakukan aktivitas tanya jawab sehingga peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran, seperti kurangnya aktivitas tanya jawab dan kurangnya keberanian peserta didik untuk mengemukakan pendapat atau pertanyaan serta motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran cukup rendah. Hal ini menyebabkan peneliti tertarik untuk memperbaiki hasil pembelajaran tematik terpadu menggunakan model plantet question. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar tematik terpadu dengan model plantet question di kelas IV SDN 02 Pasar Bukit Tapan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah pendidik dan peserta didik kelas IV SDN 02 Pasar Bukit Tapan berjumlah 22 orang peserta didik. Instrumen penelitianya adalah lembar observasi, lembar tes dan dokumentasi. Hasil penelitian siklus I adalah sebagai berikut: rata-rata penilaian RPP siklus I adalah 69,5% dengan kategori cukup. Pada siklus II meningkat menjadi 80,5% dengan kategori sangat baik. Pada pengamatan aktivitas pendidik siklus I 66% dengan kategori cukup. Pada siklus II meningkat menjadi 78% dengan kategori baik. Pengamatan aktivitas peserta didik siklus I adalah 66% dengan kategori cukup. Pada siklus II meningkat menjadi 75% dengan kategori baik. Penilaian hasil belajar peserta didik pada siklus I adalah 64,5% dengan kategori cukup. Pada siklus II meningkat menjadi 78% dengan kategori baik. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model plantet question dapat meningkatkan hasil belajar tematik terpadu peserta didik kelas IV SDN 02 Pasar Bukit Tapan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL AUDIOTORY INTELLECTUALLY AND REPETITION (AIR) PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS IV SDN 13 SURAU GADANG KOTA PADANG Wiwit Suryani
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu. Hal ini terlihat dalam pembelajaran tematik terpadu masih ditekankan pada penguasaan materi sehingga suasana belajar menjadi kaku, membosankan dan peserta didik tidak ditempatkan pada objek pembelajaran sehingga mereka tidak dapat mengembangkannya dalam mengemukakan pendapat. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan Audiotory, Intellectually, and Repetition pada pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SDN 13 Surau Gadang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tiga kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV SDN 13 Surau Gadang Kota Padang dengan jumlah 30 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil pembelajaran peserta didik di kelas IV. Peningkatan ini dapat dilihat dari: rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) siklus I adalah 60 % dan siklus II adalah 75%. Pelaksanaan pembelajaran pada aspek guru pada siklus I adalah 63 % dan siklus II adalah 80%. Pelaksanaan pembelajaran pada aspek peserta didik pada siklus I adalah 61% dan siklus II 77%. Hasil belajar peserta didik pada siklus 1 adalah 65 % dan siklus 78 % Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Audiotory, Intellectually and Repetition di kelas IV SDN 13 Surau Gadang Kota Padang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Tematik Terpadu.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PAUD IT ADZKIA SUMATERA BARAT Zulfahman Siregar
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini pada jalur formal adalah taman kanak-kanak yang menyelenggarakan program pendidikan pada anak usia empat sampai enam tahun. Pada masa ini merupakan masa emas (golden age), dimana pada masa ini semua aspek perkembangan anak dapat dikembangkan dengan baik. Lembanga PAUD dengan konsep Islam Terpadu merupakan integrasi dari kurikulum nasional dengan kurikulim JSTI yang mana cirikhasnya terletak pada nilai-nilai Islam menyatu ke dalam bangunaan kurikulum yang sekaligus dapat disinergikan dalam tiga ranah: kognitif, afektif dan psikomotorik. Perkembangan PAUD IT di Sumatera Barat sangat signifikan dan diminati oleh masyarakat, terbukti dari 19 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, 18 Kabupaten/Kota telah berdiri PAUD IT yang sekaligus bergabung dengan Jaringan Islam Terpadu Indonesia. Untuk itu perlu sosialisasi dan pembinaan terhadap PAUD yang belum bergabung dengan JSIT, sedangkan PAUD IT yang sudah bergabung agar segera mempersiapkan diri untuk visitasi akreditasi guna menyamakan Standar Mutu ke Khasan PAUD IT. Untuk menjaga kesinambungan mutu perlu pembinaan terhadap guru dan karyawan, berupa pelatihan, workshop, magang serta melanjutkan studi ke perguruan tinggi program PG-PAUD yang lebih tinggi.
MODEL PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN BERBASIS HOTS (Higher Order of Thinking Skill) Rina Andriani
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca bukanlah kegiatan yang hanya memandangi lambang-lambang tertulis semata namun bermacam-macam kemampuan dikerahkan oleh seorang pembaca agar mampu memahami materi yang dibacanya. Pembaca berupaya agar lambang-lambang yang dilihatnya itu menjadi lambang-lambang yang bermakna baginya. Selain itu di dalam aktivitas membaca terjadi pula interaksi antara pembaca dan penulis. Adapun interaksi tersebut walaupun secara tidak langsung namun bersifat komunikatif. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester 1, Tahun Akademik 2019/2020. Metode penelitian yang dipergunakan adalah eksperimen dengan sampel menggunakan dua kelas yaitu kelas A dan B yang diambil secara random (acak). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pembelajaran kemampuan membaca pemahaman menggunakan metode biasa (konvensional) dan pembelajaran kemampuan membaca pemahaman menggunakan HOTS (Higher Order of Thinking Skill). Pada pembelajaran kemampuan membaca pemahaman menggunkan metode biasa (konvensional) pada tes awal menggunakan teks wacana I 27 % menjadi 28,5 %, sedangkan menggunakan teks wacana II dari 30% menjadi 32,& %, peningkatannya masih sangat rendah sedangkan pada pemebelajaran kemampuan membaca pemahaman menggunakan HOTS (Higher Order of Thinking Skill) lebih memberikan hasil yang signifikan yaitu dari teks wacana I pada tes awal 24,5 % menjadi 52,3 %, sedangkan pada teks wacana II tes awal 28 % menjadi 64 %. Simpulannya pembelajaran kemampuan membaca pemahaman berbasis HOTS (Higher Order of Thinking Skill) lebih memberikan dampak positif terhadap pengembangan kemampuan membaca pemahaman sekaligus kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN VAN HIELE DI KELAS V MIM KEDUNGWULUH LOR Arifin Muslim
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah tentang meningkatkan keingintahuan siswa dan hasil belajar matematika mereka dalam sifat-sifat bangun ruang melalui model pembelajaran van hiele untuk kelas V MIM Kedungwuluh Lor dilakukan pada bulan Mei sampai Juli 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi belajar matematika mereka terutama untuk hasil materi sifat-sifat bangun ruang untuk siswa kelas V MIM Kedungwuluh Lor kabupaten Banyumas. Metode penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, penelitian tindakan kelas dengan perencanaan, observasi, refleksi untuk setiap siklus. Hasil siklus pertama menunjukkan prestasi siswa 67,33 dengan ketuntasan belajar siswa 93%. Oleh karena itu dapat disimpulkan jika model pembelajaran van hiele dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas V MIM Kedungwuluh Lor dengan diskusi utama tentang identifikasi karakter tokoh tiga dimensi.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS DI KELAS IV SD Lathifah Nurul Azizah; M. Taufik; Zerri Rahman Hakim
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) adalah model pembelajaran yang menerapkan proyek berbagai sarana pembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Pendalaman pembelajaran terletak pada kegiatan siswa - siswi untuk menyelesaikan masalah dengan pendalaman keterampilan menyimak, menelaah, membuat sampai menyajikan hasil pembelajaran berdasarkan pengalaman yang nyata. Strategi ini memperkanankan peserta didik hendak berkerja secara sendiri maupun kelompok dalam mengkonstruksikan hasil autentik yang bersumber dari masalah yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, riset ini bermaksud untuk mengetahui selisih kecakapan berpikir kritis antara murid yang menerima model project based learning oleh siswa yang menerima model pembelajaran konvensional pada pembelajaran IPS SD. Metode penelitian menggunakan metode kuasi ekperimen. Sampel dalam riset ini adalah siswa kelas IV B dan IV C SDN 13 Kota Serang tahun ajaran 2018/2019 yang masing-masing berjumlah 35 dan 35 siswa-siswi kelas IV B sebagai kelompok kontrol dan IV C sebagai kelompok ekperimen. Teknik pengambilan sampel dalam riset ini menggunakan purposive sampling. Instrument riset yang dipakai adalah pertanyaan uraian untuk pretes dan posttes. Berdasarkan hasil uji hipotesis perbandingan dua rata-rata didapatkan bahwa, thitung sebesar 5,43 dan ttabel 1,995. Mengacu pada ketentuan pengambilan keputusan uji hipotesis hasil perbandingan 1,995 < 5,43 > 1,995 (-ttabel< thitung >ttabel), maka Ho ditolak dan Ha. hal tersebut memperlihatkan bahwa ada perbedaan kecakapan berpikir kritis siswa yang mendapatkan model project based learning (PJBL) dengan peserta didik yang mendapatkan model pembelajarn konvenssional Pada pembelajaran IPS. Hasil uji hipotesis pihak kanan postes menunjukkan bahwa, thitung sebesar 5,43 ttabel 1,672. Mengacu pada ketentuan pengambilan keputusan uji hipotesis hasil perbanding 1,672 < 5,43 > 1,672 (-ttabel< thitung >ttabel), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal tersebut menunjukkan bahwa kecakapan berpikir kritis siswa-siswi yang menerima model project based learning (PJBL) lebih tinggi daripada peserta yang menerima model pembelajaran konvensional pada materi IPS.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA SEKOLAH DASAR: (Penelitian Eksperimen Kuasi di Kelas V SDN 02 Kota Payakumbuh) Jendriadi; Warlan Sukandar; Nurul Hikmah
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendannya keterampilan menulis karangan narasi siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas V SD Negeri 02 Kota Payakumbuh. Penelitian ini membahas tentang apakah penggunaan pendekatan Picture and Picture efektif terhadap keterampiran menulis karangan narasi siswa Kelas V SD Negeri 02 Kota Payakumbuh. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan jenis Quasi Experimental Design dengan rancangan Pratest and Posstest Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V semester II SD Negeri 02 Kota Payakumbuh. Berdasarkan analisis data yang diperoleh hasil pengujian terhadap data dari kelas sampel yaitu berdisrtibusi normal dan homogen, selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji-t menjunkkan thitung =3,870 > ttabel = 1,681 maka hipotesis atau H1 diterima, terbukti dengan penggunaan pendekatan Picture and Picture memberikan efektivitas terhadap keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas V SD Negeri 02 Kota Payakumbuh tahun ajaran 2019/2020.

Page 1 of 11 | Total Record : 106