Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T)
Vol. 4 No. 1 (2026): Maret

Penerapan Teknologi Green Extraction Berbantu Ultrasonik pada Ekstrak Daun Pecut Kuda: Optimalisasi Rendemen dan Identifikasi Organoleptik

Risda Waris (Universitas Muslim Indonesia)
Asni Amin (Universitas Muslim Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2026

Abstract

Maserasi dan perkolasi sering kali digunakan dalam metode ekstraksi konvensional, namun membutuhkan waktu operasional berhari-hari, boros pelarut sehingga biaya pelarut tinggi, dan nilai rendemen ekstrak yang dihasilkan rendah, mengakibatkan tidak efisien digunakan dalam skala industri. Sebagai solusi dipilih metode ekstraksi Ultrasonic Assisted Extarction (UAE) yang lebih ramah lingkungan (green extraction). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nilai rendemen ekstrak daun pecut kuda (EDPK) yang tinggi melalui optimasi waktu ekstraksi UAE, dan identifikasi organoleptiknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa eksperimen laboratorium dengan sampel daun diperoleh dari kabupaten Enrekang. Setelah panen, sampel dibuat simplisia kering dalam lemari pengering pada suhu terkontrol. Simplisia kering lalu diekstraksi dengan pelarut etanol 70% metode UAE, dengan durasi waktu 20 (UAE-20’), 40 (UAE-40’), dan 60 menit (UAE-60’). Ekstrak kental hasil evaporasi diidentifikasi sifat fisis ekstrak secara organoleptik, terdiri dari uji; bau, warna, rasa dan konsistensi ekstrak, dan juga dihitung nilai rendemen ekstrak. Adapun dari hasil penelitian yang diperoleh pada uji organoleptik diketahui sifat fisis EDPK yang sama dari ketiga perlakuan tersebut berupa warna coklat kehitaman, tidak berbau, dan konsistensi ekstrak seperti pasta dan liat, dari hasil uji rasa EDPK hasil UAE-20’ dan UAE-40” menunjukkan hasil yang sama yaitu rasa agak pahit, sedangkan pada UAE-60’ memiliki rasa pahit. Hasil optimasi waktu ekstraksi menunjukkan semakin lama durasi UAE, maka semakin tinggi rendemen EDPK dengan nilai berturut-turut adalah UAE-20’ = 12,4%; UAE-40’ = 16,2%, dan UAE-60’ =19,18%. Dapat disimpulkan bahwa ekstraksi UAE-60’ adalah waktu optimal mendapatkan nilai rendemen tertinggi EDPK, dan direkomendasikan untuk diterapkan dalam industri obat bahan alam.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jp3t

Publisher

Subject

Education Other

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi ...