Kegiatan Pengabdian ini bertujuan mengukur tingkat wawasan kebangsaan siswa Kelas X SMK X di Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang dan merumuskan strategi kebijakan penguatannya. Wawasan kebangsaan merupakan fondasi utama ketahanan pribadi dalam menghadapi ancaman non-militer. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan sampel 30 siswa. Pengukuran menggunakan instrumen berbasis tiga dimensi: Paham Kebangsaan (kognitif), Rasa Kebangsaan (afektif), dan Semangat Kebangsaan (psikomotorik) merujuk pada Widayanti (2018). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa capaian wawasan kebangsaan masih rendah. Rata-rata capaian Paham Kebangsaan sebesar 33,5%, Rasa Kebangsaan 37%, dan Semangat Kebangsaan 43,25%. Tingginya satu indikator yakni Semangat Kebangsaan (67%) teridentifikasi sebagai cerminan kepatuhan rutinitas sekolah. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa kelemahan fondasi paham dan rasa kebangsaan berdampak pada lemahnya ketahanan pribadi siswa vokasi. Maka direkomendasikan strategi kebijakan berupa transformasi pembelajaran PPKn yang dikontekstualisasikan dengan keahlian vokasi dan penerapan Project-Based Learning sebagai wujud nyata bela negara. Kata Kunci: Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Pendidikan Vokasi, Ketahanan Pribadi
Copyrights © 2026